Orang yang Jadi Carrier Covid-19 Jadi Perhatian Serius Pemkab Indramayu, Corona Bisa Tulari Siapapun
Orang yang menjadi carrier jadi perhatian serius Pemkab Indramayu. Virus corona bisa menyebar kepada siapapun tanpa memandang status.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Orang yang menjadi carrier atau pembawa virus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Indramayu menyikapi jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang terus bertambah.
Pada hari ini atau Jumat (17/4/2020) saja sudah tercatat ada sebanyak 47 orang masuk kategori PDP dan sebanyak 566 orang masuk kategori ODP.
Selain itu, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan tes swab tenggorokan di Kabupaten Indramayu hingga saat ini tercatat ada sebanyak 2 orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, virus corona bisa menyebar kepada siapapun dan dimana pun.
"Virus corona juga bisa menyebar kepada orang dalam kondosi bagaimana pun, virus ini tidak memandang status umur dan juga tidak memandang status siapa pasiennya," ujar dia kepadaTribuncirebon.com, Jumat (17/4/2020).
"Terlebih orang yang menjadi carrier ini sangat berpotensi menularkan kepada orang lain," lanjut Deden Bonni Koswara.
Persoalan lain, siapa pun bisa menjadi carrier. Oleh karena itu, pihaknya meminta dengan tegas agar masyarakat bisa menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) minimal selalu cuci tangan dengan sabun.
Selain itu, masyarakat juga harus menerapkan social dan physical distancing secara disiplin dengan cara berdiam diri di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak.
"Ini yang membuat kami bingung karena masih banyak masyarakat yang berkerumun, masih banyak yang ke pasar," ujar dia.
Dalam hal ini, pihaknya meminta agar masyarakat selalu mengenakan masker saat berada di luar rumah untuk meminimalisir risiko penyebaran Covid-19.
"Gunakan masker selama berpergian untuk menahan risiko dari orang dengan carrier yang sangat berpotensi menularkan kepada orang lain," ucapnya.
• Bakesbangpol Jabar ajak Ormas, LSM dan OKP sosialisasikan PSBB Bandung Raya hinggal tingkat RW/RT
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/deden-bonni-koswara_.jpg)