Virus Corona di Jabar

Ponpes Miftahul Ulum Bangunsirna Ciamis Hibahkan Lahan Seluas 100 Bata untuk Pemakaman Covid-19

Lahan seluas 100 bata tersebut dipersiapkan untuk pemakaman jenazah-jenazah pasien Covid-19 yang ditolak warga dikuburkan di lingkungan mereka.

Tribun Jabar/Andri M Dani
Kapolres Ciamis – AKBP Dony Eka Putra 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Sebagai bentuk tanggungjawab masyarakat dan bentuk dukungan terhadap pemerintah serta pekerja medis yang telah bekerja keras melawan pandemic Covid-19, keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna Desa Sukamaju Baregbeg Ciamis, Jawa Barat menghibahkan lahan seluas 100 bata (1.400 meter persegi).

Lahan seluas 100 bata tersebut dipersiapkan untuk pemakaman jenazah-jenazah pasien Covid-19 yang ditolak warga dikuburkan di lingkungan mereka.

Hal tersebut diungkapkan Pimpinan Ponpes Miftahul Ulum Bangunsirna KH Arif Ismail Chowas di hadapan Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra dan jajarannya yang bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna, Kamis (16/4) siang.

Menurut KH Arif Ismail Chowas ditengah badai ancaman penularan Covid-19 yang telah menelan banyak korban jiwa muncul hal-hal yang memprihatinkan.

Seperti adanya  penolakan jenazah korban Covid-19 di sejumlah daerah, termasuk penolakan jenazah tenaga medis yang tertular Covid-19.

Karena minimnya pemahaman di kalangan sebagian masyarakat. Dan hal tersebut jangan sampai terjadi di Ciamis.

 Maka keluarga besar Ponpes Miftahul Ulum Bangunsirna Ciamis menghibahkanh lahannya seluas 100 bata untuk dijadikan dan dipersiapkan untuk pemakaman jenazah korban Covid-19 yang ditolak warga di lingkungan mereka.

“Tanggung jawab penanggulangan wabah Covid-19 tidak hanya tanggung jawab dan tugas pemerintah, Tenaga medis maupun petugas keamanan saja. Tetapi juga tanggung jawab masyarakat,” tutur KH Arif Ismael Chowas.

Di tengah pandemic wabah Covid-19, kondisi Ponpes Miftahul Ulum Bangunsirna saat ini cukup sepi.

Dari 1.200 santri mukim sekarang sebagian besar sudah pulang ke kampung asal masing-masing.

Tinggal hanya 50 orang yang bertahan. Santri yang sudah pulang, dianjurkan jangan kembali sampai  kondisi sudah membaik kembali.

Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra yang bersama jajarannya bersilaturahmi ke Ponpes Miftahul Ulum Bangunsirna Kamis (16/4) siang sangat mengapresiasi bentuk kepedulian Ponpes Miftahul Ulum yang menghibahkan 100 bata lahannya untuk lokasi pemakaman jenazah korban Covid-19 yang ditolak dimakamkan di lingkungan mereka tinggal.

“Mudah-mudahan di Ciamis tidak ada korban meninggal dunia akibat Covid-19 yang ditolak warga seperti yang terjadi di daerah lain,” harap Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra.

Dan pada kesempatan tersebut Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra dan jajarannya meninjau lahan seluas 100 bata yang dihibahkan Ponpes Miftahul Ulum Bangunsirna untuk pemakaman jenazah korban Covi-19 yang ditolak warga tersebut. (andri m dani)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved