Minggu, 19 April 2026

Tabrak Gerobak Siomay, Pemuda Ini Kabur, Satu Warga yang Menghadang Ikut Nemplok di Kap Mesin

Warga sekitar bernama Rizal nekat menghentikan mobil Mitsubishi Expander yang dikemudikan Ad dari arah depan.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ravianto
tribun jabar/firman suryaman
Ad (kiri) menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (15/4) petang. AD menabrak gerobak siomay dan kabur setelah diteriaki warga. Satu warga nemplok di kap mesin saat berusaha menghentikannya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Seorang pemuda berinisial Ad (22), warga Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat nyaris diamuk massa, Rabu (15/4) siang.

Pasalnya setelah menyenggol gerobak siomay di Jalan Letkol Jaelani, Kecamatan Cihideung, Ad malah berupaya kabur.

Ia ketakutan karena warga sekitar berteriak meminta An berhenti.

Warga sekitar bernama Rizal nekat menghentikan mobil Mitsubishi Xpander yang dikemudikan Ad dari arah depan.

Ad bukannya berhenti tapi malah tancap gas.

Rizal sempat loncat, tapi tubuhnya malah menclok di kap mesin dan mobil pun terus melaju membawa Rizal yang seperti manusia laba-laba menempel di kap mesin.

Melihat itu warga berupaya mengejar dengan sepeda motor.

Adanya Rizal di atas kap mesin membuat Ad makin ketakutan.

Ia memacu kendaraannya ke arah Jalan By Pass Ir H Djuanda dan melintasi kantor Dinas Pol PP dan Pemadam Kebakaran.

Petugas Satpol PP pun ikut mengejar.

Beberapa kali Rizal akan jatuh. Namun ia terus berpegangan kuat sambil berteriak meminta Ad berhenti.

Warga berhasil mengejar Ad di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Warga berupaya mengepung, dan Ad keluar dari mobil kabur ke arah kos-kosan dan masuk ke salah satu kamar.

Warga dan anggota Satpol PP pun segera mengepung kamar kos tersebut.

Warga tak sempat main hakim sendiri karena keburu datang anggota Polsek Cihideung.

Petugas pun mengamankan Ad dan digelandang ke Mapolres.

Sementara Rizal yang sempat menempel di kap mesin, tidak mengalami luka karena tidak sampai jatuh.

Hanya saja ia sempat ketakutan karena tak menyangka jadi manusia laba-laba dengan ancaman maut. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved