Polresta Cirebon Bagikan Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19

Polresta Cirebon membagikan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19.

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada tukang ojek di depan Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (14/4/2020). 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
 
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Polresta Cirebon membagikan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19, Selasa (14/4/2020).
 
Paket sembako itu dibagikan kepada pedagang asongan, tukang becak, sopir angkot, dan tukang ojek di depan Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
 
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, tampak memimpin langsung pembagian paket sembako itu.
 
Syahduddi beserta jajarannya terlihat mendatangi para tukang ojek yang mangkal di depan Mapolresta Cirebon.
 
Selanjutnya ia menyerahkan paket sembako tersebut dan diikuti oleh jajarannya yang menghampiri tukang becak maupun sopir angkot.
 
"Ini untuk membantu meringankan beban masyarakat terkait adanya dampak dari wabah Covid-19," ujar M Syahduddi saat ditemui usai kegiatan.
 
Ia mengatakan, sedikitnya ada 100-an paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat di sekitar Mapolresta Cirebon.
 
Paket sembako itu berisikan bahan pokok kebutuhan sehari-hari, di antaranya, beras, minyak, gula, tepung, dan lainnya.
 
Menurut dia, bantuan paket sembako itu berasal dari donasi para personel Polresta Cirebon.
 
"Semua personel secara sukarela menyisihkan gajinya untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata M Syahduddi.
 
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengedukasi masyarakat mengenai langkah-langkah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
 
Ia menjelaskan cara paling mudah dalam mencegah penyebaran virus corona ialah rutin mencuci tangan, menerapkan physical distancing, dan tidak keluar rumah kecuali sangat mendesak.
 
Selain itu, Syahduddi juga mengimbau masyarakat mengenakan masker saat terpaksa harus keluar rumah sesuai anjuran pemerintah dan WHO.
 
"Tetap tenang dan tidak perlu khawatir secara berlebihan, tapi harus meningkatkan kewaspadaan," ujar M Syahduddi.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved