Virus Corona di Jabar

Pemudik dari Zona Merah yang Masuk Ciamis Sudah Mencapai 26 Ribu, Turun Drastis Sejak Jakarta PSBB

Selama tiga hari terakhir sejak diberlakukannya PSBB di Jakarta, jumlah pemudik yang masuk Ciamis menurun drastis.

Istimewa
Para polwan Polres Ciamis, Selasa (14/4) siang turun ke jalan di persimpangan Pasar Manis Ciamis membagi masker untuk para pengendara dan pengguna jalan. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Sampai Selasa (14/4) pukul 12.00 siang total jumlah pemudik dari daerah zona merah yang sudah masuk Ciamis, Jawa Barat mencapai 26.642 orang.

Mereka masuk kategori migrasi dalam pemantauan (MDP).

Dibanding hari sebelumnya, ada penambahan 385 pemudik yang masuk Ciamis.

Dari 26.642  pemudik kategori MDP tersebut sebanyak 16.518 orang sudah menjalani masa MDP-nya sedangkan 10.123 orang lainnya masih dalam pemantauan.

Selama tiga hari terakhir sejak diberlakukannya PSBB di Jakarta, jumlah pemudik yang masuk Ciamis menurun drastis. 

“Persoalan muncul ketika pemudik yang sudah menjalani masa MDP-nya selama 14 hari, kembali lagi ke daerah zona merah. Dan kemudian pulang lagi. Jadi penanganannya harus dari nol lagi, MDP-nya berulang. Sampai hari ini jumlah pemudik yang sudah masuk Ciamis sebanyak 26.642 orang,” jelas juru bicara gugus tugas Covid-19 Ciamis, dr Bayu Yudiawan kepada Tribun dan wartawan lainnya di Media Center PIK Covid-19 Ciamis, Selasa (14/4) siang.

Selain MDP, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Ciamis juga terus bertambah. Jumlah ODP sampai jam 12.00 Selasa (14/4) mencapai 1.528 orang, atau bertambah 26 orang dibanding hari sebelumnya.  Dari 1.528 ODP tersebut tinggal 363 orang lagi yang masih menjalani masa ODP-nya.

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) masih tetap 15 orang.

Selesai menjalani masa PDP-nya sebanyak 11orang (tiga orang diantaranya meninggal dunia). Dan yang masih dalam pengawasan sebanyak 5 orang.

Mereka menjalani masa PDP-nya di RSU Kota Banjar atau di RSU Ciamis.

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved