Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Dokter yang Tangani Pasien Covid-19 di Jabar Akan Dapat Insentif Rp 630 Ribu/Hari, Perawat Berapa?

Total insentif untuk para tenaga kesehatan yang berjuang di garda terdepan melawan Covid-19 ini sejumlah Rp 17,3 miliar.

istimewa
Dokter dan Tenaga Medis di Kota Bandung Ditempatkan di Hotel Bintang 5 Legendaris 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tenaga kesehatan yang menangani pasien kasus Covid-19 di Jawa Barat akan mendapat insentif dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Total insentif untuk para tenaga kesehatan yang berjuang di garda terdepan melawan Covid-19 ini sejumlah Rp 17,3 miliar.

Sekretaris sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Daud Achmad, mengatakan besaran insentif ini dibagi-bagi berdasarkan profesinya.

Tenaga kesehatan ini mulai dari dokter, tenaga terampil, perawat, dan tenaga medis lainnya.

"Ada juga tingkatan-tingkatannya, ada yang utama, ada yang madya, besarannya berbeda. Jadi dalam keputusan Gubernur misalnya ini untuk tenaga dokter utama ini yang paling tinggi itu insentifnya sampai Rp 630.000 per hari," kata Daud di Bandung, Selasa (14/4).

Daud juga mengatakan ada juga untuk pejabat fungsional PNS yang tingkat terampil sampai tingkat ahli, kemudian juga ada dokter non-PNS dan tenaga kesehatan non-PNS, juga diatur dalam peraturan tersebut.

"Insentifnya per harinya bervariasi ya. Jadi yang tertinggi tadi dokter utama itu bisa sampai Rp 630 ribu per hari dan untuk yang petugas lainnya yang Rp 75 ribu per hari, kalau perawat kisarannya di Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu insentifnya per hari," katanya.

Total anggaran sementara yang direncanakan itu ada sekitar Rp 17,5 miliar dari APBD Jabar yang nanti secara teknis yang melaksanakannya Dinas Kesehatan Jabar melalui rumah sakit atau instalasi pelayanan kesehatan.

"Untuk para tenaga kesehatan kami Pemprov Jabar sangat bersimpati kepada yang telah melakukan tugas mulia ini dan perjuangan Anda luar biasa." katanya.

"Kami hanya berharap, hanya bisa mendoakan, semoga semuanya sehat, dengan niat untuk menolong masyarakat, mudah-mudahan Allah juga akan melihat perjuangan Anda, tetap sehat dan tetap semangat untuk merawat mereka yang menjadi korban dari pada Covid-19."

Tentunya atas nama Pemerintah Provinsi Jabar dan atas nama semua yang bekerja di Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, yang juga terus bekerja dan berjuang, katanya, akan selalu mendukung para tenaga kesehatan yang saat ini bekerja keras untuk merawat para korban Covid-19. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved