Ritual Adat Menjelang Ramadan di Ciamis Tak Seperti Dulu Lagi, Hanya Diikuti Sembilan Orang

Ritual-ritual adat tersebut biasanya dihadiri banyak orang yang berdatangan dari berbagai daerah.

TRIBUNJABAR/ANDRI M DANI
RITUAL Ngikis yang biasa digelar setiap menjelang bulan puasa Ramadan di Situs Karangkamulyan Ciamis. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Suasana tradisi adat menyambut datang bulan suci Ramadan yang rutin dilaksanakan setiap tahun di sejumlah situs peninggalan sejarah di Ciamis, menjelang Ramadan 1441 Hijriah, berubah total. Semuanya terimbas mewabahnya virus corona.

Tradisi yang biasa dilaksanakan di Ciamis, di antaranya Nyipuh di Ciomas Panjalu, Misalin di Situs Galuh Salawe Cimaragas, Merlawu di Situs Gunung Susuru Kertabumi, maupun tradisi Ngikis di Situs Karangkamulyan dan Ngikis di Situs Singaperbangsa III Kanduruan Apun Pagergunung Cisaga.

Tak ada lagi pengunjung dari berbagai daerah yang jumlahnya ratusan bahkan sampai ribuan. Tidak ada  tradisi berebut berkah maupun kerumunan orang dan makan bersama. Tak ada lagi prosesi ritual yang panjang dan lama.

“Semuanya berlangsung sederhana, hanya diikuti enam atau sembilan orang. Hanya melibatkan kuncen, maupun tokoh adat seperti yang berlangsung di acara Ngikis di Situs Singaperbangsa III Cisaga, Kamis kemarin,” ujar Sekretaris Dinas Dinas Pariwisata Ciamis, Budi Kurnia, kepada Tribun, Minggu (12/4/2020).

Penyederhanaan berbagai prosesi tradisi menyambut datangnya bulan suci Ramadan tersebut untuk menghindari terjadinya penularan Covid-19. M engingat, ritual-ritual adat tersebut biasanya dihadiri banyak orang yang berdatangan dari berbagai daerah.

 Sesuai anjuran pemerintah yaitu menjaga jarak dan hindari kerumunan.

Sehingga ritual-ritual adat tersebut hanya diikuti paling banyak sembilan orang. Kini, tak ada peserta atau pengunjung dari luar.  

Ritual-ritual adat menyambut datangnya Ramadan tersebut, menurut Budi, tetap berlangsung tetapi hanya untuk kalangan internal kabuyutan setempat.

Namun, ritual tetap dilaksanakan sesuai jadwal, seperti Nyipuh di Ciomas Panjalu awal April, kemudian Ngikis di Situs Singaperbangsa III Cisaga pada Kamis (9/4/2020), Merlawu di Situs Gunung Susuru Kertabumi, Ngikis di Situs Karangkamulyan pada Kamis (16/4/2020),  dan Misalin di Situs  Galuh Salawe Cimaragas yang akan dilaksanakan Minggu (19/4/2020). (*)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Sugiri
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved