Sungai Cijolang Terbendung Tebing yang Longsor, Satu Desa Terancam Banjir Bandang Jika Bendung Jebol

Tebing setinggi 50 meter lebar 100 meter di Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, runtuh menimbun Sungai Cijolang

Istimewa
Terjadi longsor di Bantaran Sungai Cijolang, Kuningan 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dhani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Tebing setinggi 50 meter lebar 100 meter di Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, runtuh menimbun Sungai Cijolang Kamis (9/4) sekitar pukul 20.00 malam.

Runtuhan tebing yang melabrak sawah dan kebun warga tersebut membendung aliran sungai yang menjadi batas alam Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Kuningan itu.

Sungai Cijolang di Desa Sukajaya Kecamatan Rajadesa Ciamis tertimbun runtuhan tebing setinggi 50 meter. Akibatnya air meluap dan menggenangi rumah warga.
Sungai Cijolang di Desa Sukajaya Kecamatan Rajadesa Ciamis tertimbun runtuhan tebing setinggi 50 meter. Akibatnya air meluap dan menggenangi rumah warga. (Istimewa)

Menyusul terbendungya aliran Sungai Cijolang tersebut satu pemukiman warga  yang dihuni 45 KK  di Dusun Walahar, Desa Ciberung, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan terancam disapu air bah bila air sungai yang terbendung tersebut tiba-tiba jebol.

 Warga Dengar Suara Bak Ledakan Bom, Longsor Dua Kali Terjang Cibeurung Kuningan, Rumah Kebanjiran

“Di Dusun Walahar itu ada 45 KK yang terancam. Kami sudah berkoordinasi dengan Tagana Kuningan.   Sebanyak 12 KK memilih  mengungsi ke rumah sanak saudaranya yang lebih aman,” ujar Koordinator Forum Koordinasi Tagana Kabupaten Ciamis, Ade Waluya kepada Tribun Jumat (10/4).

Tebing setinggi 50 meter longsor selebar 100 meter yang berada di Desa Sukajaya Rajadesa Ciamis tersebut berada sekitar 250 meter dari pemukiman warga. Longsor membawa serta kebun dan sawah warga.

Puing longsor kemudian menimbun ruas Sungai Cijolang yang menjadi batas Ciamis dan Kuningan tersebut. Akibatnya aliran Sungai Cijolang terbendung membentuk situ dadakan.

Bendungan dadakan tersebut sudah meluap dan mengenangi pemukiman warga di Dusun Walahar Desa Ciberung Kecamatan Selajambe Kabupaten Kuningan.

 Tata Cara Gunakan Masker Kain yang Benar Buat Cegah Virus Corona, Jangan Sentuh Saat Dipakai

Sebanyak 45 KK di kampong tersebut terancam. Sebanyak 12 KK diantaranya sudah memilih mengungsi, membawa serta perabot, harta benda dan ternak peliharaan.

“Yang paling dikhawatirkan bukan genangan luapan air. Tapi kalau tiba-tiba aliran Sungai Cijolang yang terbendung itu jebol dan menyapu perkampungan tersebut. Itulah yang dikhawatirkan,” katanya.

Puing longsor tidak hanya tanah dan batu tetapi pohon-pohon juga tertimbun menutup total alur Sungai Cijolang di Desa Sukajaya Rajadesa tersebut.

 Polisi Gelar Patroli Besar di Bandung Akhir Pekan Ini, Berikut Kawasan yang Disasar

“Genangan air terus meluas, paling berbahaya kalau terjadi hujan di hulu. Timbunan longsor yang menimbun sungai tersebut bisa jebol dan air bah menghantam kampong di Dusun Walahar itu,” kata Ade Waluya.

Rencananya kata Ade Waluya, pihak BBWS Sabtu (11/4) ini akan menurunkan alat berat untuk menyingkirkan puing longsor yang menimbun aliran Sungai Cijolang tersebut (andri m dani)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved