Peta Sebaran ODR Covid-19 di Kabupaten Cirebon, Terbanyak di Kecamatan Kaliwedi

Jumlah orang dengan risiko (ODR) Covid-19 di Kabupaten Cirebon mencapai lebih dari 26 ribuan.

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah warga saat mengikuti rapid test Covid-19 di Stadion Watubelah, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (7/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jumlah orang dengan risiko (ODR) Covid-19 di Kabupaten Cirebon mencapai lebih dari 26 ribuan.

Jumlah tersebut tersebar hampir merata di 40 Kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon.

Menurut Juru Bicara Pusat Data dan Informasi Covid-19 (Pusicov) Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana, ODR itu didominasi para pemudik dari dalam dan luar negeri yang baru tiba di Kabupaten Cirebon.

Menurut dia, dari total 26.186 ODR itu 25.372 ODR merupakan pemudik dari dalam negeri dan 808 orang lainnya berasal dari luar negeri.

Seorang Lagi Remaja yang Tenggelam di Palabuhanratu Akhirnya Ditemukan, Sama-sama Meninggal

"Dari data kami ada tujuh kecamatan yang jumlah ODR nya mencapai lebih dari 1000 orang," ujar Nanang Ruhyana kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (11/4/2020).

Ia mengatakan, dari tujuh kecamatan itu Kecamatan Kaliwedi yang menduduki peringkat tertinggi dengan total ODR mencapai 2074 orang.

Selanjutnya 1820 ODR berada di wilayah Kecamatan Sedong, 1554 ODR di Kecamatan Greged, 1469 ODR di Kecamatan Gegesik, 1413 ODR di Kecamatan Lemahabang, 1316 ODR di Kecamatan Beber, 1313 ODR di Kecamatan Waled, dan 1248 ODR di Kecamatan Susukanlebak.

Menurut Nanang, untuk jumlah ODR di 33 kecamatan lainnya berkisar antara 27 - 794 orang.

Covid-19, Pelatih Persib Bandung Pantau Sepak Bola Dunia, Sebut Klub di Negara Ini Sudah Latihan

Pihaknya mengimbau puluhan ribu ODR di Kabupaten Cirebon untuk melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari.

Selama masa karantina mandiri itupun seluruh ODR tersebut diminta menjaga jarak minimal satu meter dengan anggota keluarga maupun orang-orang di sekitarnya.

"Jika mengalami gejala sakit maka segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat," kata Nanang Ruhyana.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved