Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Sebanyak 10 Orang di Kota Tasikmalaya Positif Covid-19, 2 di Antaranya Klaster Lembang

Jumlah pasien positif covid-19 di Kota Tasikmalaya tembus di angka 10 orang, Jumat (10/4/2020).

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Theofilus Richard
Pixabay
Tanda awal terpapar Virus Corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Jumlah pasien positif covid-19 di Kota Tasikmalaya tembus di angka 10 orang, Jumat (10/4/2020).

Hasil ini didapat setelah Kamis (9/4/2020) malam seorang pasien dalam pengawasan (PDP) diketahui positif.

"Berdasarkan hasil rapid test terhadap sejumlah pasien, satu diantaranya hasilnya positif. Jadi jumlahnya saat ini 10 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, Jumat (10/4).

Dapat Bantuan dari Sejumlah Pemda, IPDN Gelar Rapid Test Covid-19

Uus menegaskan, penambahan satu pasien positif Covid-19 tersebut bukan penularan antar sesama warga lokal, tapi yang bersangkutan punya riwayat pernah pergi ke klaster kasus infeksi virus corona.

"Pasien ini awalnya berstatus PDP. Ia sebelumnya pernah berkunjung ke klaster penyebaran virus corona di  Lembang, dan hasil rapid test menyatakan positif," ujar Uus.

Dengan demikian, sudah ada dua pasien positif Covid-19 yang terpapar dari klaster Lembang.

Pasien pertama seorang laki-laki berusia 70 tahun tak tertolong dan akhirnya meninggal dunia.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, meminta warga tidak mengendurkan kewaspadaannya terharap penyebaran virus corona.

"Saat ini status Kota Tasikmalaya masih KLB (kejadian luar biasa, Red) penyebaran virus corona. Karenanya saya minta warga terus waspada. Tetap melakukan antisipasi mandiri terhadap serangan virus ini," kata Budi.

Yaitu diam di rumah, jaga jarak, menggunakan masker saat keluar serta mencuci tangan memakai sabun saat pulang ke rumah.

"Paling penting, jangan lupa selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT agar terhindar dari virus corona," ujar Budi.

Viral Warga Protes Dapat Bantuan Sembako hingga Dihujat Netizen, Mengaku Tak Cukup untuk Satu Bulan

Pak RT Menangis, Minta Maaf, Warganya Menolak Pemakaman Jenazah Perawat Kena Covid-19

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved