Baby Sitter Asal Madiun Berstatus PDP Covid-19 Meninggal, 'Orang Pintar' Sempat Bilang Disantet

Seorang baby sitter asal Madiun, Jawa Timur, L, dilaporkan meninggal saat berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, MADIUN - Seorang baby sitter asal Madiun, Jawa Timur, L, dilaporkan meninggal saat berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

L diketahui telah bekerja sebagai baby sitter di Jakarta selama delapan tahun.

Sebelum pulang ke kampung halaman di Madiun, L dikabarkan telah sakit selama sepekan di Jakarta.

Camat Kare Tarnu Ashidiq mengatakan bahwa majikan sempat membawa L ke rumah sakit.

Selama perawatan, L sempat diopname dan didiagnosis demam berdarah.

Istri TKI Asal KBB Cerita Awal Mula Suaminya Berangkat Hingga Terlantar di Malaysia

Selanjutnya korban dipulangkan dan diantar langsung oleh majikannya menggunakan mobil pribadi ke kampung halaman L, Sabtu (4/4/2020).

Setiba di rumah, korban tidak langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Selama tiga hari di rumah, L merasakan badannya lemas, tidak mau makan, dan sulit diajak berkomunikasi.

Khawatir dengan kondisi L, orang tuanya membawa L ke Gresik untuk mendapatkan pengobatan alternatif oleh orang pintar, Selasa (7/4/2020).

Di tempat pengobatan itu, L dinyatakan tidak sakit terjangkit corona. Namun, sakit yang diderita karena disantet orang. Hal itu terlihat dari korban yang muntah darah.

Halaman
123
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved