Menjelang Ramadan, Harga Sayuran di Sukabumi Mulai Naik, Cabai Domba Naik Hampir 100 Persen

Sedangkan untuk harga cabai rawit jenis domba semula dijual sekitar Rp28 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogramnya.

fauzi noviandi/tribun jabar
Tommy (40) seorang pedagang sayuran di Pasar Stasion Kota Sukabumi 

Laporan kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Menjelang ramadan harga komoditi sayuran seperti bawang merah, cabai rawit besar dan tomat disejumlah pasar tradisonal mengalami kenaikan hingga 50 hingga 70 persen.

Tommy (40) seorang pedagang sayuran di Pasar Stasion mengtakana, menjelang puasa ada beberapa jenis sayuran yang mengalami kenaikan, yaitu, cabe rawit jenis domba, bawang merah dan tomat.

"Saat ini harga bawang merah lokal yang berasal dari garut naik dari Rp24 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogramnya, dan harga normal berkisar Rp20 ribu," kata dia saat dihampiri di lapak dagangannya, Kamis, (9/4/2020).

Sedangkan untuk harga cabai rawit jenis domba semula dijual sekitar Rp28 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogramnya.

Padahal harga normalnya berkisar Rp25 ribu per kilogramnya.

Itu berarti harga cabai domba naik hampir 100 persen.

"Tidak hanya bawang merah dan cabai rawit jenis domba, harga tomat juga sama mengalami hal serupa," jelas dia.

"Asalnya tomat dijual sekitar Rp 6 ribu kini jadi seharga 8 ribu per kilogramnya."

Menurutnya, sejumlah sayuran yang dipasok dari pasar di Bandung tersebut sudah mengalami kenaikan, sekitar dua pekan terkakhir.

Meskipun naik namun untuk pasokannya masih normal. 

"Meski bawang merah megalami kenaikan, tetapi bawang putih impor yang semlua harganya melambung kini sudah berada diharga normal yaitu sebesar Rp37 ribu per kilogramnya," kata dia

Selain itu dia, mengatakan, akibat kenaikan harga bawang merah, daya beli masyrakat mengalami penurununan. Semula dalam satu hari bawang merah bisa menjual sebanyak 70 kilogram kini hanya 30 kilogram per hari.

"Sedangkan untuk cabai saat ini hanya bisa terjual sebanyak 10 kilogram, pahadal sebelumnya bisa menjual sekitar 30 hingga 35 kilogran per hari," pungkasnya

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved