Hari Kesehatan Sedunia, TNI-Polri Sumbangkan Ratusan Baju APD ke RSUD dan Puskesmas

Dalam rangka hari kesehatan sedunia, TNI-Polri menyumbangkan ratusan Alat Pelindung Diri ( APD) untuk para tenaga medis.

Tribun Jabar/Eki Yulianto
Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso memberikan APD kepada RSUD Majalengka dan Cideres. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Dalam rangka hari kesehatan sedunia, TNI-Polri menyumbangkan ratusan Alat Pelindung Diri ( APD) untuk para tenaga medis.

Tenaga tersebut diperuntukan bagi para pekerja kesehatan yang berada di RSUD Cideres dan RSUD Majalengka serta puskesmas Cigasong dan puskesmas waringin.

Empat lokais itu dipilih karena semuanya ikut berperan dalam penanganan virus Corona.

Bantu PMI, 350 Kantong Darah Disiapkan Dalam Kegiatan Donor Darah di Markas Brimob Polda Jabar

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan APD itu disalurkan ke dua rumah sakit dan perwakilan puskesmas yang ada di Kabupaten Majalengka.

Sebab, mereka terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19 yang berharap dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.

"Sebanyak kurang lebih 200 baju APD Hazmat, Kami mendukung teman-teman dari kesehatan sebagai garda terdepan untuk menangani pasien Corona dan dalam rangka Hari Kesehatan Sedunia, Semoga kita semuanya yang terlibat dalam penanganan Covid-19 diberikan kesehatan dan keselamatan," ujar AKBP Bismo, Kamis (9/4/2020).

Dirinya pun berharap masyarakat Kabupaten Majalengka memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

Pusicov Kabupaten Cirebon Bagikan Masker di Jalur Pantura

Dengan mematuhi seluruh anjuran dan instruksi yang dikeluarkan pemerintah, semoga pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

"Meski tidak seberapa, tapi saya harap dapat bermanfaat," ucapnya.

Sementara, Direktur Utama RSUD Majalengka, Harizal F Harahab menyampaikan, pihaknya sebagai salah satu penerima bantuan APD berterima kasih kepada para jajaran TNI-Polri.

Sebab, bantuan dinilai bermanfaat lantaran masih kurangnya APD di lingkungan rumah sakit dalam menangani Covid-19.

"Alhamdulilah ya, bantuan ini sangat terbantu bagi kami para tenaga medis, pastinya sangat bermanfaat. Tapi saya harap, APD ini tidak digunakan, karena jika digunakan artinya ada pasien Covid-19 dong, makanya jangan sampai lah," jelas Harahap.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved