Virus Corona di Jabar

VIRAL VIDEO Ratusan Pegawai Ramayana Depok Menangis Berpelukan Setelah di-PHK Karena Virus Corona

Dalam video viral tersebut, ratusan pegawai Ramayana Depok tampak menangis dan saling menguatkan satu sama lain.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
(ilustrasi) Arus kendaraan di Jalan Dr Muwardi depan Ramayana, Kabupaten Cianjur padat merayap, Senin (3/6/2019) pagi. 

TRIBUNJABAR.ID, DEPOK - Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah menyebut, total pekerja yang dirumahkan dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 130.456 pekerja.

Para pekerja ini di-PHK terutama karena efek pandemi Covid-19.

Sebagian dari jumlah itu adalah karyawan Ramayana Depok.

Viral video ratusan pegawai Ramayana Depok jadi korban Pemutusan Hubungan Kerja / PHK sebagai efek pandemi corona.

Dalam video viral tersebut, ratusan pegawai Ramayana Depok tampak menangis dan saling menguatkan satu sama lain.

Keputusan berat perusahaan untuk merumahkan ratusan pegawai di tengah pandemi Covid-19 akhirnya diambil.

Menurut catatan Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Ramayana Depok menjadi perusahaan pertama yang melakukan gelombang PHK terhadap ratusan pegawai.

Bukan hanya pegawai asli, tetapi sejumlah pegawai dari gerai-gerai yang titip edar di Ramayana Depok juga terpaksa angkat koper.

Suasana haru pun pecah di kalangan para pegawai ketika mengetahui bahwa mereka akan berpisah dan terkena PHK, sebagaimana viral di media sosial.

Limbung sebelum pandemi

PHK disebut terjadi karena kondisi keuangan perusahaan memang sedang tidak begitu baik ketika pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved