Akan Ada Penambahan Jumlah Rute Penerbangan di BIJB Kertajati, Sekarang Semua Masih Terhenti

Pada awal April ini semua penerbangan resmi berhenti beroperasi melayani para penumpang ke 10 rute, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
BANDARA Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Direktur Utama PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Salahudin Rafi, menyebut empat maskapai telah mengajukan waktu operasional untuk melayani penumpang di periode musim panas. 

Saat ini semua maskapai telah menghentikan operasi sementara di tengah pandemi virus corona.

"Awal April, begitu pembatasan sosial berskala besar (PSBB) keluar, seluruh maskapai berhenti beroperasi. Bukan tidak beroperasi. Airline-airline ini di Kertajati tetap mengajukan slot time untuk periode summer, Maret sampai Oktober 2020," ujar Salahudin Rafi, Rabu (8/4/2020).

Ia menjelaskan, dipastikan akan ada penambahan jumlah rute penerbangan seiring semua maskapai telah mendaftarkan diri mengenai waktu pengoperasionalan di musim panas.

Akan ada penambahan sekitar 12 penerbangan dari sebelumnya 22 penerbangan.

"Menjadi 34 flight. Jadi, saya rasa tinggal menunggu nanti 29 Mei. Kalau BNPB jadi mencabut SK, biasanya kami mengelola bandara pada saat SARS dulu itu, butuh waktu satu hingga dua bulan sampai benar-benar pulih bahkan tiga bulan paling normal," ucapnya.

Dia menjelaskan, pada awal April ini semua penerbangan resmi berhenti beroperasi melayani para penumpang ke 10 rute, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Terakhir, maskapai Citylink berhenti beroperasi dengan rute Kertajati-Cengkareng dan Kertajati-Surabaya. (*) 

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Sugiri
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved