Virus Corona di Jabar

Seorang Lagi PDP di Ciamis Meninggal Dunia, Pemakaman Berjalan Lancar Tanpa Penolakan Warga

Seorang lagi PDP di Ciamis meninggal dunia. Pemakamannya berjalan lancar.

tribunjabar/andri m dani
Dr Bayu Yudiawan juru bicara Gugus TUGAS PIK Covid 19 Ciamis 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Seorang perempuan berusia 53 tahun yang baru terdata sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, Senin (6/4/2020) sore, meninggal dunia di ruang isolasi RSU Kota Banjar, Selasa (7/4/2020) sekitar pukul 12.30.

“PDP tersebut baru masuk data kemarin. Perempuan usia sekitar 53 tahun. Meninggal tadi siang sekitar pukul 12.30,” ujar juru bicara PIK Covid-19 Ciamis dr Bayu Yudiawan kepada Tribun, Selasa.

Jenazah warga yang berstatus PDP tersebut dimakamkan di kampung halamannya di wilayah Ciamis Selatan Selasa sore itu juga tanpa penolakan dari masyarakat.

“Proses pemakanannya lancar. Aparat proaktif. Masyarakat bisa mengerti dan menjaga jarak,” jelasnya.

Pemulasaran dan pemakaman jenazah warga yang berstatus PDP tersebut dilaksanakan sesuai prosedur.

Hasil rapid test terhadap yang bersangkutan negatif, sementara hasil swab testnya belum keluar.

Dengan adanya PDP yang meninggal tersebut menurut dr Bayu, jumlah PDP di Ciamis per Selasa sore sebanyak 11 orang, dua orang di antaranya meninggal dunia.

Dan dari sembilan PDP lainnya, 4 orang sudah menyelesaikan masa PDP-nya, sedangkan 5 lainnya masih dalam pengawasan.

Di samping itu data orang dalam pemantauan (ODP) di Ciamis sampai Selasa (7/4) sudah menembus angka 1.321 orang atau bertambah 57 orang dari total ODP sehari sebelumnya.   

Dari 1.321 ODP tersebut sebanyak 340 ODP sudah menyelesaikan masa 14 hari pemantauannya.

Sementara jumlah pemudik (migrasi) yang masuk dalam migrasi dalam pemantauan (MDP) kembali meningkat.

Total MDP per Selasa ini sudah menembus angka 21.821 orang. Atau bertambah 1.088 pemudik dibanding hari sebelumnya.

Dari total 21.821 pemudik dalam pemantauan (MDP) tersebut sebanyak 5.455 orang sudah menyelesaikan MDP-nya dan 16.366 lainnya masih menjalani masa MDP-nya.

Sedangkan angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tetap satu orang, yakni seorang nenek berusia 72 tahun.

599 Pekerja di Kota Sukabumi Dirumahkan dan Kena PHK, Imbas Mewabahnya Virus Corona

Penulis: Andri M Dani
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved