Pramono Dilaporkan ke Polisi Gara-gara Beli 2 Bidang Tanah Senilai Rp 5,5 Miliar, Apa Masalahnya?

Jujurasi Jimmy Leonard Ricardo Simamora menerangkan, awalnya, Pramono ditawarkan tanah di Jalan Mekarwangi pada 2016 untuk satu bidang tanah.

shutterstock via Kompas.com
ilustrasi pengadilan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Suami istri di Bandung dilaporkan ke polisi setelah membeli dua bidang tanah di Mekarwangi, Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

Apa masalahnya?

Berawal pembelian dua bidang tanah di Jalan Mekarwangi, Kota Bandung oleh Pramono Prayitno dari suami istri warga Kelurahan Mekarwangi Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung seharga Rp 5‎,5 miliar, Pramono malah dilaporkan ke Ditreskrimum Polda Jabar.

Pramono dilaporkan oleh penjual tanah itu sendiri dengan tuduhan tindak pidana Pasal 372, 263 dan 266 KUH Pidana dengan nomor laporan polisi LP.B/109/II/2020 Jabar tanggal 2 Februari 2020.

Kuasa hukum Prayitno, Jujurasi Jimmy Leonard Ricardo Simamora menerangkan, awalnya, Pramono ditawarkan tanah di Jalan Mekarwangi pada 2016 untuk satu bidang tanah.

 Ridwan Kamil Sebut Jabar Butuh 300 Ribu Alat Rapid Test, agar Tahu Peta Covid-19 Secara Akurat

Kemudian, dibeli oleh Pramono Rp 1,5 miliar.

Pada 12 April sudah menghadap ke notaris dan pada sudah keluar sertifikat hak milik nomor 2966/Kelurahan Mekarwangi atas nama istri Pramono, Yuni Esmawati.

Kemudian, pada akhir 2017, suami istri itu kembali menawarkan sebidang tanah.

Sempat ditolak namun akhirnya dibeli seharga Rp 4 miliar dengan pembayaran pada 19 Oktober 2017.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved