Gara-gara Virus Corona Permintaan Abon dan Dendeng Sapi di Pasar Ciamis Meningkat

Imbas virus corona permintaan abon dan dendeng sapi di Pasar Ciamis meningkat.

Tribun Jabar/Andri M Dani
Permintaan abon dan dendeng sapi Hj Ombah khas Ciamis di Blok C Pasar Manis Ciamis selama dua bulan terakhir meningkat tajam sampai dua kali lipat terimbas dampak virus corona. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Sudah dua bulan ini permintaan abon dan dendeng sapi di Pasar Manis Ciamis meningkat  tajam.

Seperti yang dialami kios abon dan dendeng sapi Hj Ombah di Blok C Pasar Manis Ciamis.

“Alhamdulillah dua bulan terakhir terjadi peningkatan permintaan yang cukup lumayan. Sampai dua kali lipat, terutama abon, dendeng sapi dan juga mustofa (kentang iris goreng kering),” ujar H Andi (50), pemilik kios abon sapi Hj Ombah di Blok C Pasar Manis Ciamis kepada Tribun, Selasa (7/4/2020).

Dalam kondisi normal permintaan abon maupun dendeng sapi hanya sekitar 5 kg per hari.

Namun sejak Februari lalu ketika corona mulai melanda Jakarta kemudian Maret corona masuk Bandung menurut H Andi permintaan abon sapi khas Ciamis berikut dendeng sapinya meningkat tajam.

"Naik sampai dua kali lipat. Rata-rata sekitar 10 kg per hari," ucapnya.

Tidak hanya permintaan langsung di kios Hj Ombah di Pasar Ciamis, permintaan pun datang langsung ke dapur pengolahan abon dan dendeng sapi Hj Ombah di sentra abon dan dendeng sapi di Rancapetir, Camis.

“Tapi yang paling banyak justru permintaan melalui media sosial seperti WA. Umumnya para pelanggan di sekitar Jakarta dan Bandung pesan minta dikirim. Kami mengirimnya lewat jasa ekspedisi. Setiap hari ada saja yang pesan online tersebut. Di Jakarta dan Bandung kini jarang keluar rumah, jarang ke pasar. Pesan abon maupun dendeng, kan, praktis dan tahan lama tentunya,” katanya.

Meski permintaan meningkat tajam menurut H Andi, harga abon sapi olahan tersebut tetap stabil diangka Rp 280.000 per kg untuk abon yang dicampur bawang goreng dan Rp 300.000 per kg untuk abon tanpa bawang goreng.

Sedangkan dendeng sapi tetap Rp 280.000 per kg dan mustofa stabil di angka Rp 140.000 per kg.

Walaupun harga gula pasir terus melejit, katanya, tidak sampai membuat harga abon sapi, dendeng sapi maupun mustofa naik.

Biasanya permintaan abon sapi, dendeng sapi khas Ciamis tersebut meningkat ketika musim haji dan Lebaran.

Tetapi dalam dua bulan ini harga dendeng dan abon sapi khas Ciamis tersebut meningkat tajam terimbas dampak virus corona.

Ini Niat Puasa Nisfu Syaban 8 April 2020, Lengkap dengan Berbagai Amalannya

Penulis: Andri M Dani
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved