Virus Corona di Jabar

Udpate Kasus Covid-19 di Majalengka: Jumlah ODP dan PDP Naik Lagi

Untuk PDP, yang tercatat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Majalengka, kini berjumlah dua orang yang sebelumnya hanya satu orang.

Tribun Jabar/Eki Yulianto
RUANG isolasi di RSUD Cideres Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) terkait kasus virus corona di Kabupaten Majalengka meningkat lagi.

Pada data kemarin, tercatat ODP di Majalengka berjumlah 266. Per hari ini meningkat menjadi 270 orang.

Untuk PDP, yang tercatat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Majalengka, kini berjumlah dua orang yang sebelumnya hanya satu orang.

Pasien dinyatakan positif Covid-19 tidak ada perubahan, yakni tetap satu orang.

Hal itu terungkap dalam data Pusat Informasi dan Komunikasi Kabupaten Majalengka, Senin (6/4/2020).

Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Majalengka, Alimudin, mengatakan, dua orang PDP itu saat ini sedang ditangani tim medis di dua rumah sakit di Majalengka.

Pasien pertama di RSUD Cideres dan satu lagi di RSUD Majalengka.

"Kami akan lakukan pemeriksaan terhadap mereka berdua melalui rapid test terlebih dahulu, baru kalau dinyatakan positif dilanjutkan ke pemeriksaan PCR," ujar Alimudin.

Dia mengatakan, sebenarnya RSUD Cideres menangani tiga PDP. Namun dua di antaranya merupakan warga Cirebon. "Jadi tidak tercatat di data kami. Untuk ODP, yang masih kami pantau atau masa dalam pemantuan 187 orang, sedangkan 83 orang selesai dipantau," ucapnya.

Mengenai pelaut yang saat ini masih menunggu hasil PCR setelah menjalani rapid test sebanyak dua kali dan dinyatakan positif, yang bersangkutan masih di rawat di RSUD Cideres.

Namun, dia tidak tercatat sebagai PDP di Majalengka karena KTP yang bersangkutan ternyata asli Kabupaten Cirebon.

"Berdasarkan ketentuan Covid-19, itu tidak masuk data Majalengka. Ia masuknya Covid-19 Cirebon. Sebab data pasien Covid-19 itu berdasarkan by name by address. Pelaut itu masih menunggu hasil PCR di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta, yang hingga saat ini belum keluar," kata Ali. (*) 

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Sugiri
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved