Manchester City Gaji Penuh Stafnya Kendati Bekerja di Rumah, Berbeda dengan Kebijakan Liverpool

Manchester City menerapakan kebijakan staf tetap bekerja di rumah dan mendapatkan gaji secara penuh. Berbeda dengan Liverpool

Instagram Manchester City (@mancity)
Manchester City 

TRIBUNJABAR.ID - Manchester City menerapakan kebijakan staf tetap bekerja di rumah dan mendapatkan gaji secara penuh. Kebijakan itu berbeda dengan yang diterapkan Liverpool saat Liga Inggris dihentikan sementara.

Untuk menjaga keseimbangan keungan, Liverpool merumahkan sementara para stafnya atau furlough.

Ada lima klub Liga Inggris yang memenerapkan furlough, yakni Liverpool, Tottenham Hotspur, Norwich City, Newcastle United dan Bournemouth.

Karyawan yang bekerja di Manchester City memiliki total 900 staf non-olahraga.

Manchester City menjadi tim pertama yang menerapkan kebijakan menggaji penuh para staffnya di tengah wabah corona.

Dikutip Tribunnews dari laman Skysports, The Citizens mengonfirmasi tetap akan membayar penuh staf dan memperkerjakan semua staff dengan status WFH (work from home).

"Kami mengkonfirmasi, hasil pertemuan antara chairman dan petinggi klub bahwa Manchester City tidak akan memanfaatkan kebijakan Negara untuk menghadapi virus corona,

"Kami tetap akan membayar penuh gaji staf, dan bertekad melindungi semua orang secara bisnis dan pekerjaan, juga berharap di saat yang sama, kami bisa mendukung komunitas sekitar di saat yang genting," ujar salah satu sumber Manchester City.

Sebelumnya, langkah kontroversial dilakukan Liverpool di tengah Liga Inggris yang terhenti.The Reds memutuskan merumahkan secara sementara 200 staff di tengah wabah virus corona.

Kebijakan ini dikritik oleh sejumlah pihak, tidak terkecuali Jamie Carragher.

Halaman
123
Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved