Motor Tabrak Bagian Belakang Truk Tronton, Pengendara Motor di Tasik Tewas
Kepala korban, Tardiyadi (33), warga Kampung Kudang Mulya, Desa Pakemitan, Ciawi, membentur keras besi belakang bak truk. Begitu pula bagian depan sep
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman
TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Seorang pengendara motor meregang nyawa, saat kendaraan yang ditumpanginya menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang berhenti di Jalan Pelita, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (5/4/2020).
Kepala korban, Tardiyadi (33), warga Kampung Kudang Mulya, Desa Pakemitan, Ciawi, membentur keras besi belakang bak truk. Begitu pula bagian depan sepeda motor hancur.
Korban beserta sepeda motornya langsung tergeletak di pinggir jalan. Warga yang melihat kejadian itu berupaya memberi pertolongan.
• UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia pada Minggu 5 April 2020, Sudah 198 Orang Meninggal
Namun diketahui korban sudah meninggal. Warga segera menutupi tubuh korban dengan kain samping.
Kanit Lakalantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Zezen, yang berada di lokasi, menyebutkan, dari keterangan sejumlah warga, korban melaju dari arah Pasar Ciawi dengan menggunakan sepeda motor Yamah Jupiter tanpa plat nomor.
Setiba di lokasi, diduga korban tak memperhatikan ada tronton bernopol Z 9009 LD tengah berhenti.
Tanpa ampun korban beserta sepeda motornya menabrak bagian belakang kanan tronton.
"Diduga korban memacu sepeda motornya cukup kencang karena lalu lintas sepi dan tidak memperhatikan ada truk tronton berhenti di tepi jalan. Hingga musibah pun terjadi," kata Zezen.
Musibah tersebut terjadi saat arus lalu lintas jalur alternatif jalan negara Tasikmalaya-Bandung via Ciawi itu tengah sepi, sehingga tak sampai mengganggu arus kendaraan dari kedua arah.
"Saya mengimbau para pengendara sepeda motor lebih berhati-hati disaat sepi lalu lintas seperti sekarang ini di mana sedang digalakkan social distancing. Biasanya lalu lintas sepi menggoda pengendara untuk memacu kendaraannya. Padahal mau mengintau kapan saja," ujar Zezen.
• Daftar 18 Dokter di Indonesia yang Meninggal Akibat Wabah Virus Corona
• Situasi dan Kondisi Berbeda, Robert Tak Bisa Beri Garansi Permainan Persib Sama Seperti Awal Liga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/jasad-tergeletak.jpg)