Minggu, 12 April 2026

Virus Corona di Jabar

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lebih dari 20 Ribu Pemudik di Ciamis Dipantau

Sampai Minggu (5/4/2020), jumlah pemudik yang masuk kategori migrasi dalam pemantauan (MDP) terus bertambah.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Theofilus Richard
Pixabay
Tanda awal terpapar Virus Corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Sampai Minggu (5/4/2020), jumlah pemudik yang masuk kategori migrasi dalam pemantauan (MDP) terus bertambah.

Sehari sebelumnya, Sabtu (4/4/2020) jumlahnya baru 18.238 orang.

Sedangkan sampai Minggu (5/4/2020) pukul 12.00, jumlah pemudik yang masuk kategori MDP sudah sebanyak 20.109 orang.

Cara Mangetahui Dapat Diskon dan Gratis Listrik atau Tidak dari PLN, Seperti Ini Cara Mengeceknya

Terhitung sebanyak 1.871 pemudik datang ke Ciamis pada akhir pekan.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Ciamis, Bayu Yudiawan, juga mengatakan bahwa jumlah orang dalam pemantauan juga meningkat.

Dari yang sebelumnya 1.193 orang, kini menjadi 1.265 orang.

Sementara PDP tetap 10 orang, dan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tetap satu orang.

Ia juga mengatakan seorang PDP yang meninggal di RSUD Kota Banjar merupakan warga Ciamis.

“Satu orang memang dari Ciamis. Lagi dalam kajian epid(omologi). Kebetulan beres pengurusannya sore tadi. Soal data resminya masuknya besok,” ujar Bayu Yudiawan kepada Tribun Minggu (5/4/2020).

Dari 1.265 ODP, 182 di antaranya sudah menyelesaikan masa ODP, sehingga tersisa 1.083 orang yang masih dalam pemantauan.

Sedangkan dari 20.109 pemudik yang dalam pantauan (MDP) sebanyak 5.027 orang sudah menyelesaikan masa pemantauan 14 harinya.

Bayu mengatakan bahwa Ciamis mendapat bantuan alat untuk rapid test sebanyak 2.080 unit. Jumlah tersebut menambah alat dari Pemkab Ciamis sebanyak 450 unit.

Peneliti dari Australia Klaim Temukan Obat Pembunuh Virus Corona, Perlu Penelitian Lanjutan

Bubarkan kerumunan orang

Sementara itu tim gabungan di Ciamis semakin gencar mengingatkan masyarakat Ciamis untuk menjauhi kerumunan dan jaga jarak guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Patroli gabungan dilakukan rutin setiap hari.

Minggu sore tim gabungan membubarkan  kerumunan warga yang sedang menikmati jajanan di sisi Jalan Mr Iwa Kusuma Sumantri.

Penjual kelapa muda dan mie ayam diingatkan hanya melayani pembeli yang membawa makanan dan minuman untuk dibawa pulang.

Jumlah Pasien Positif Covid-19 Bertambah, Warga Kota Tasik Diminta Waspada

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved