Wah, Orang Sukabumi Tak Bisa Lagi Mendaftar untuk Nikah, Pelayanan di Kemenag Ditutup

Penutupan pendaftaran nikah secara online dan manual tersebut mulai berlaku pada 1 April 2020 hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

TRIBUN JABAR/FAUZI NOVIANDI
KANTOR Kemenag Kota Sukabumi. 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi menutup pelayanan pendaftaran nikah hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

Kasi Binmas Kemenag Kota Sukabumi, Asep Hidayat, menjelaskan, penutupan pelayanan pernikahan tersebut berdasarkan eurat edaran Dirjen Binmas Islam tentang Pelaksaan Protokol Penanganan Covid-19 dil Lingkungan Kementerian Agama.

"Penutupan pendaftaran nikah secara online dan manual tersebut mulai berlaku pada 1 April 2020 hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan," kata Asep saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (4/4/2020).

Namun, lanjut dia, warga yang telah mendaftar sebelum waktu penutupan layanan itu diberlakukan, masih bisa melaksanakan akad nikah. Tetapi dengan catatan tertentu.

"Akadnya harus dilakukan di KUA terdekat, dan tidak diberbolehkan menghadirkan orang dalam jumlah banyak," kata dia.

MA Memperkuat, Pembunuh Sopir Taksi Online Tetap Dihukum Mati

Menurutnya, meskipun dilaksanakan di KAU atau rumah calon pengantin, protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 harus dilakukan, seperti menggunakan masker dan sarung tangan.

Ia menambahkan, tidak hanya pelayanan pendaftaran nikah, sejumlah layanan kemasyarakatan juga mulai ditutup.

"Ya, semua pelayanan yang langsung berhubungan dengan masyrakat itu untuk sementara ditutup hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan," ucapnya. (*)

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Sugiri
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved