Dana Desa Bisa Digunakan untuk Pencegahan Covid-19 Tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Sesuai dengan SE Kemendes, dana desa bisa digunakan untuk pengadaan APD, disinfektan, biaya operasional, edukasi, dan lainnya yang sesuai ketentuan.

ISTIMEWA
Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi menyerahkan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2020 kepada kepala daerah, salah satunya Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil di Jakarta, Kamis (14/11/19). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Dana desa (DD) yang saat ini sudah mulai cair untuk tahap pertama bisa digunakan untuk pencegahan/penanggulangan Covid-19 di tingkat desa. Tentunya terlebih dahulu dengan melakukan perubahan alokasi penggunaan dana desa  dari program semula.

“Sesuai dengan surat edaran Kemendes No 8 Tahun 2020, mengisyaratkan dana desa bisa digunakan untuk pencegahan Covid-19 dan padat karya tunai yang tepat sasaran di tingkat desa,” ujar Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat  dan Desa (DPMD) Ciamis, Dian Kusdiana, kepada Tribun, Jumat (3/4/2020).

Tapi penggunaan dana desa untuk penangangan Covid-19 di tingkat desa tersebut, menurut Dian, tidak serta bisa dilakukan. Harus melalui mekanisme perubahan APBDes. Pemerintahan desa bersama BPD setempat terlebih dahulu melakukan proses perubahan APBDes.

Untuk penggunaan dana desa bagi pencegahan Covid-19 di tingkat desa tersebut, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya sudah menggeluarkan surat edaran berikut surat Plt Kadis PMD Ciamis.

Sesuai dengan SE Kemendes, dana desa bisa digunakan untuk pengadaan APD, disinfektan, biaya operasional, edukasi, dan lainnya yang sesuai ketentuan.  

“Harapannya desa bisa melaksanakannya sesuai mekanisme dan aturan,” kata Dian.

Pengalokasian dana desa untuk pencegahan Covid-19 ini merupakan tindakan darurat guna menyelamatkan warga desa dari ancaman penularan virus yang mematikan itu. Apalagi penyebarannya sudah sampai ke desa-desa.

Total dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat untuk Kabupaten Ciamis tahun ini sebesar Rp 263.028.754.000. Dana sebesar itu disebar ke 258 desa di 27 kecamatan di Ciamis.

Mekanisme pencairan dana desa dalam setahun tersebut dibagi atas tiga tahap. Pada tahap pertama yakni 40persen, serupa tahap kedua. Sedangkan tahap ketiga cuma 20 persen. (*)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Sugiri
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved