Cirus Corona di Jabar

Antrean di Labkes Jabar Sampai Ratusan Sampel, Prioritaskan Mana yang Hasilnya Harus Cepat Keluar

Antreal di Labkes Jabar sampai ratusan sampel. Prioritaskan mana yang hasilnya harus cepat keluar.

Istimewa
Pemprov Jabar menggelar pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) COVID-19 terhadap kurang lebih 300 tenaga kesehatan (nakes) dan staf RSHS Bandung di Poliklinik Anggrek, Rabu (25/3/20). (Humas Jabar) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat menjadi bagian penting dan signifikan dalam kampanye Jawa Barat menanggulangi dan melawan Covid-19.

Unit Pelayanan Teknis Daerah milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menjadi laboratorium rujukan provinsi dalam pemeriksaan sampel Covid-19, baik yang dilakukan melalui metode rapid diagnosis test (RDT) maupun polymarese chain reaction (PCR).

Penanggung Jawab Laboratorium, Ryan B Ristandi, mengatakan Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jabar telah mengambil sampel dari empat klaster penyebaran Covid-19, yakni klaster Seminar Antiriba Bogor, GPIB Bogor, GBI Lembang, dan Musda Hipmi.

“Kami merupakan laboratorium rujukan provinsi untuk Covid-19 ini. Jadi semua hasil swab test terkait Covid-19 semuanya diperiksa dengan PCR di kami, termasuk di empat klaster tersebut,” ujar Ryan melalui ponsel, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Ryan, saat ini Balai Laboratorium memiliki kemampuan memeriksa 96 sampel per hari.

Namun dalam dua minggu terakhir sampel terus berdatangan secara cepat sehingga kini laboratorium sudah punya antrean hingga 300 sampel.

Untuk itu, Balai Laboratorium Jabar harus memprioritaskan sampel mana saja yang harus lebih dulu keluar, guna mengetahui epidemologi atau peta persebaran virus positif di Jabar.

“Satu kali swab test idealnya hasil sudah keluar lima jam. Tapi karena sudah ada 300- 400 sampel yang mengantre, kami harus prioritaskan sampel mana yang harus duluan keluar hasilnya,” ucap Ryan.

Untuk memeriksa sampel Covid-19, Balai Laboratorium Jabar bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung serta Pusat Nanosains & Nanoteknologi Institut Teknologi Bandung.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved