Virus Corona di Jabar

ADA PETA BARU Berpotensi Menyebarkan Virus Corona di Jabar, Ridwan Kamil Sebut di 4 Lembaga Negara

Ada 4 peta baru yang berpotensi menjadi penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jawa Barat. Peta baru ini berada di 4 lembaga negara di Jabar.

Tribun Jabar/Handhika Rahman
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. 

Ada 4 peta baru yang berpotensi menjadi penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jawa Barat.

Peta baru ini ternyata berada di 4 lembaga negara yang berada di Jawa Barat.

Gubenur Jabar Ridwan Kamil meminta pemerintah pusat yang mengelola 4 lembaga ini berkordinasi dengan Pemprov Jabar.

Tujuh Hotel di Kota Cirebon Tutup Sementara, Imbas Turunnya Tingkat Hunian di Tengah Wabah Corona

Kordinasi ini dilakukan agar bisa diambil tindakan test cepat virus corona di lembaga tersebut sehingga kebijakan lain bisa dilakukan cepat.

//

TRIBUNJABAR.ID - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, pihaknya menemukan empat klaster baru yang berpotensi jadi tempat penyebaran virus corona atau Covid-19.

Potensi penyebaran Covid-19 itu terjadi di empat lembaga kenegaraan. Namun pria yang akrab disapa Emil ini enggan menyebut lembaga apa saja yang dimaksud.

Ia pun meminta lembaga tersebut segera berkoordinasi dengan Pemprov Jabar agar segera dilakukan tindakan pemeriksaan.

"Terdapat empat institusi kenegaraan yang terindikasi positif (corona) tapi untuk dites lebih lanjut. Saya mengimbau di pemerintah pusat yang memiliki lembaga pendidikan di Jabar agar berkoordinasi dengan kami untuk melakukan pengetesan siswa yang sedang berasrama atau tinggal di lingkungan institusi tersebut," imbau Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Jumat (3/4/2020) sore.

Baca Doa-doa ini saat Mendapat Kesulitan, Dibaca oleh Nabi Ibrahim AS, Nabi Yunus AS dan Rasulullah

Sebelumnya, Emil mengatakan, progres rapid test yang dilaksanakan pemerintah kota dan kabupaten banyak membawa temuan baru.

Halaman
12
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved