92 Orang yang Kontak dengan KC-2 di Garut Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Tadi kami juga sudah menyemprotkan disinfektan di Jalan Cikuray dan Siliwangi. Kami tutup sementara selama tiga jam.

TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Hasil pelacakan kepada kasus kedua positif Covid-19 atau KC-2 di Kabupaten Garut terus dilakukan. Hingga siang ini, sudah ditemukan 92 orang yang pernah kontak dengan KC-2.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan, ke-92 orang yang pernah kontak telah menjalani rapid test. Pihaknya juga masih melacak sumber virus kepada KC-2.

"Hasil rapid test kepada 92 orang ini negatif. Kalau ada riwayat akan terus dikejar," ujar Helmi saat dihubungi, Sabtu (4/4/2020).

KC-2 menjalani tes swab pada Jumat (27/3/2020). Hasil tes kepada KC-2 baru keluar kemarin malam dan dinyatakan positif Covid-19.

KC-2 tak menjalani perawatan di rumah sakit. Ia memilih melakukan isolasi mandiri di rumah.

Helmi Budiman belum menjelaskan secara terperinci terkait latar belakang KC-2. Ia hanya menyebut KC-2 merupakan warga Kecamatan Garut Kota.

"Tadi kami juga sudah menyemprotkan disinfektan di Jalan Cikuray dan Siliwangi. Kami tutup sementara selama tiga jam. Sekarang juga jalannya sudah dibuka lagi," katanya.

3.500 Pemudik Tiba di Kabupaten Cirebon, Stastusnya Langsung Berubah ODR Covid-19

 

MA Memperkuat, Pembunuh Sopir Taksi Online Tetap Dihukum Mati

Helmi tetap mengimbau masyarakat untuk tetap diam di rumah. Cara itu dinilai paling ampuh untuk memutus mata rantai virus corona.

Pihaknya saat ini masih mendata masyarakat yang akan menerima bantuan pemerintah. Mulai dari bantuan per RW sebesar Rp 10 juta, bantuan jatah hidup bagi ODP sebesar Rp 50 ribu per hari, dan bantuan dari provinsi sebesar Rp 500 ribu. (*)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Sugiri
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved