Penjaga Pintu Air di Sungai Cimanuk Diminta Segera Melapor Jika Melihat Korban Tenggelam

Tim menyisir Sungai Cimanuk mulai dari lokasi kejadian di Desa/Kecamatan Bangodua hingga Bandung Bangkir di Lohbener.

Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Tim SAR Gabungan saat mencari kakek 72 tahun yang tenggalam di di Sungai Cimanuk Indramayu, Jumat (3/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU – Kepala Koordinator Basarnas Pos Cirebon, Imam Rosyadi, meminta kepada penjaga pintu air Sungai Cimanuk di Indramayu segera melapor kalau menemukan tanda-tanda keberadaan kakek 72 tahun yang tenggelam.

"Kami sudah berkoordinasi dengan para penjaga pintu air di Sungai Cimanuk, jika ada informasi korban tersangkut atau melihat korban untuk menghubungi tim SAR," ujar Imam Rosyadi saat ditemui di sela-sela pencarian korban, Jumat (3/4/2020).

Tim SAR Gabungan masih berusaha mencoba menyisir Sungai Cimanuk menggunakan tiga unit perahu karet.

Tim menyisir Sungai Cimanuk mulai dari lokasi kejadian di Desa/Kecamatan Bangodua hingga Bandung Bangkir di Kecamatan Lohbener.

"Kalau dari titik kejadian sampai Bangkir ada 29 hingga 30 kilometer," ucapnya.

Sebelumnya, Kamsiah dilaporkan tenggelam setelah tercebur bersama sepeda motornya di Sungai Cimanuk, Indramayu.

Saat itu korban hendak menyebrangi Sungai Cimanuk menggunakan perahu di Desa/Kecamatan Bangodua pada Kamis (2/4/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

"Sampai sekarang hasil masih nihil, belum ada tanda-tanda ditemukannya korban," ujar dia. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Sugiri
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved