Detik-detik Ibu Muda di Tasikmalaya Melahirkan Bayi di Mobil Polisi, Mengaku Tak Tahan

Seorang wanita bernama Ika (28), menceritakan pengalamannya ketika melahirkan anak kedua di pintu mobil patroli sedan Polsek Ciawi, Polres Tasikmalaya

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Ika (28) bersama sang bayi anak kedua, didampingi suaminya, Wahyudin (43), saat ditemui di rumahnya di Kampung Regol, Pakemitan, Ciawi, Jumat (3/4/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Seorang wanita bernama Ika (28), menceritakan pengalamannya ketika melahirkan anak kedua di pintu mobil patroli sedan Polsek Ciawi, Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (31/3/2020).

Selasa pagi itu Ika yang memiliki nama lengkap Tika Ridawati, yang tengah hamil tua tiba-tiba merasakan mulas mau melahirkan dan ada cairan keluar.

Melihat kondisi darurat itu, Wahyudi (43), suami Ika, memanggil Kanit SPK Polsek Ciawi, Endang Rahman, yang kebetulan berada di lokasi.

Endang segera minta anak buahnya membawa mobil patroli sedan untuk mengantar Ika ke Puskesmas.

Di Tengah Wabah Covid-19, 600 Warga Gununghalu KBB Mudik, Langsung Diminta Isolasi Mandiri

"Pagi itu saya masih beres-beres rumah seperti biasa. Tapi tiba-tiba langsung mulas mau melahirkan. Saya segera minta suami diantar ke bidan. Karena tidak ada kendaraan, suami saya minta bantuan Pak Endang," kata Ika, saat ditemui di rumahnya di Kampung Regol, Desa Pakemitan, Ciawi, Jumat (3/4/2020).

Dengan dibantu Endang dan sang suami, Ika pun dibopong masuk mobil. Wahyudi masuk duluan karena harus memegang punggung dan kepala Ika.

"Saat itulah saya kaborosotan (tak bisa lagi menahan kelahiran, Red)," ujar Ika.

Endang yang kebetulan berada di luar pintu mobil, tanpa fikir lagi langsung menjadi bidan dadakan. Endang pun sempat memanggil-manggil ibu-ibu agar membantunya.

"Dalam kondisi yang serba panik dan sakit, saya akhirnya melahirkan di pintu mobil dibantu Pak Endang yang menangkap bayi saya ketika lahir," ujar Ika.

Kalau tidak ada Endang, tambah Ika, bayi yang dilahirkannya dipastikan jatuh ke tanah dan mengancam keselamatan jiwanya.

"Saya sangat berterimakasih kepada Pak Endang. Suami saya kan posisinya sedang membopong saya di dalam mobil. Jadi tidak mungkin bisa membantu proses persalinan," kata Ika.

Kini Ika bersama bayi dalam kondisi sehat. Bayi laki-laki itu saat lahir memiliki bobot 2,8 kg.

"Setelah lahir di pintu mobil, proses selanjutnya ditangani bidan di rumah," katanya.

Jadi Bidan Dadakan Kanit SPK Polsek Ciawi Tasik, Aiptu Endang Dapat Apresiasi dari Kapolda Jabar

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved