Virus Corona di Jabar

Bupati Cirebon Sebut Perlu Rp 70 Miliar per Bulan untuk Penuhi Kebutuhan Warga Terdampak Covid-19

Pemkab Cirebon tampaknya tengah bersiap-siap menyambut dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan wabah Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

ahmad imam baehaqi/tribun jabar
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menunjukkan hasil rapid test negatif Covid-19 di Stadion Watubelah, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (28/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunCirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemkab Cirebon tampaknya tengah bersiap-siap menyambut dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan wabah Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengakui tengah membahas anggaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak wabah Covid-19.

Bahkan, menurut dia, dari hasil perkiraan sementara, dibutuhkan Rp 70 miliar per bulan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Cirebon yang terdampak Covid-19.

"Anggaran yang harus disiapkan untuk meng-cover kebutuhan masyarakat mencapai Rp 70 miliar per bulan," kata Imron Rosyadi saat ditemui di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (3/4/2020).

Update 11 Pasien di Sumedang Positif Terinfeksi Virus Corona

Ia mengatakan, Pemkab Cirebon setidaknya harus menyiapkan anggaran tersebut untuk dua bulan, yakni Mei - Juni 2020.

Pasalnya, dalam kurun waktu tersebut diperkirakan warga Kabupaten Cirebon yang bekerja di luar daerah akan pulang ke rumahnya masing-masing.

Menurut Imron, hal tersebut tentunya akan menimbulkan fenomena munculnya warga tidak mampu baru karena mereka tidak bisa bekerja selama masa pandemi Covid-19.

"Itu estimasi anggaran yang dibutuhkan karena Pemkab Cirebon mengantisipasi warga yang mudik saat Lebaran nanti," ujar Imron Rosyadi.

Namun, menurut dia, Pemkab Cirebon harus berkoordinasi dengan Pemprov Jabar untuk menetapkan penyaluran anggaran tersebut.

Mengingat Pemprov Jabar sendiri akan menyalurkan bantuan dana sosial senilai Rp 500 ribu perbulan kepada warga yang tidak bisa bekerja akibat Covid-19.

Nantinya, data dari Pemprov Jabar akan dijadikan acuan sehingga tidak terjadi duplikasi penerima bantuan tersebut.

"Dari Pemprov warga mana saja yang mendapat bantuan itu, nanti Pemkab Cirebon akan mengkaver warga lainnya," kata Imron Rosyadi.

Bulog Pastikan Kebutuhan Beras di Jawa Barat Aman Hingga Akhir Tahun

Batasi Akses Akibat Pandemi Corona, Ojol Hingga Pedagang Dilarang Masuk Perumahan di Garut

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved