Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Ada Penolakan Sejumlah Warga, Rapid Test Batal Digelar di Stadion GBLA Bandung

Pasalnya, sejumlah warga yang tinggal di sekitar Stadion GBLA menolak penyelenggaraan tes yang rencananya diikuti 2.948 orang pada Senin (1/4/2020).

Penulis: Cipta Permana | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Cipta Permana
Kondisi dari Stadion GBLA setelah batal dijadikan lokasi dari penyelenggaraan Rapid Test Massal Covid-19. Kamis (2/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelaksanaan Rapid Test Covid-19 yang semula akan digelar Pemerintah Kota Bandung di area Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gede Bage pada 2-3 April 2020 batal di gelar.

Pasalnya, sejumlah warga yang tinggal di sekitar Stadion GBLA menolak penyelenggaraan tes yang rencananya diikuti 2.948 orang pada Senin (1/4/2020).

Warga menyebut bahwa Pemkot Bandung kurang memberikan sosialisasi mengenai penyelenggaraan rapid test tersebut.

Seorang warga Rancanumpang, Asep Sopian Ansori (40) mengaku bahwa dia dan sejumlah warga khawatir ada warga yang tertular virus corona dari peserta pemeriksaan.

Pemerintah Ijinkan Mudik Lebaran, tapi Pemudik Langsung Berstatus ODP & Tak Bisa Kemana-mana 14 Hari

“Kalau pemeriksaan tes covid-19 jadi di GBLA, kami cemas akan adanya potensi penularan terbuka, soalnya bakal banyak peserta tes yang datang dari berbagai wilayah yang tidak diketahui secara jelas kondisinya apakah dia positif atau tidak, hal itu jelas memberikan semacam teror bagi warga sekitar terhadap penularan. Maka, intinya kami menolak tes massal ini,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon. Kamis (2/4/2020).

Selain itu, menurutnya, belum ada sosialisasi terkait rapid test massal yang akan dilakukan ini, mulai dari tingkat kecamatan hingga RT.

Menurut dia, seharusnya ada pemberitahuan kepada aparat wilayah setempat jika ada kegiatan yang melibatkan massa.

"Malahan pihak kelurahan pun, hanya diberikan surat tembusan saja," ucapnya.

Meski begitu, menurutnya, penolakan ini bukan berarti warga tidak mendukung pemerintah menyelesaikan wabah virus corona.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved