Wabup Sebut Ribuan Orang Mudik ke Kuningan Setiap Hari, Warga Diminta Lapor ke Petugas Medis

Sekitar lima ribu orang datang ke Kabupaten Kuningan di tengah wabah virus corona.

Tribun Jabar/Ahmad Ripai
Wakil Bupati Kuningan, Ridho Suganda, saat berada di lokasi penutupan Jalur Siliwangi dalam kebijakan Karantina Wilayah Parsial (KWP) di Kawasan Rest Area Cirendang, Rabu (1/4/2020). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Sekitar lima ribu orang datang ke Kabupaten Kuningan di tengah wabah virus corona.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kuningan, Ridho Suganda, saat berada di lokasi penutupan Jalur Siliwangi dalam kebijakan Karantina Wilayah Parsial (KWP) di Kawasan Rest Area Cirendang, Rabu (1/4/2020).

Ia juga mengatakan telah menyosialisasikan kepada warga, terutama perantau, untuk tidak mudik sementara waktu.

Akibat Wabah Covid-19, Tingkat Pendonor Darah di Kota Sukabumi Alami Penurunan hingga 60 Persen

"Namun kami tidak memaksa kehendak mereka melakukan pulang," ujar pria yang akrab disapa Edo itu.

Kepada pemudik, Edo menyarankan untuk segera melapor ke petugas medis, karena itu bagian dari prosedur pencegahan penyebaran virus corona.

"Jadi kepada warga tetap lakukan laporan, cek kesehatan dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Tujuan tidak lain untuk tetap sehat bagi kita semua," kata Edo.

Dalam teknisnya, kata Edo, petugas akan mendatangi warga. Kemudian, warga harus mengikuti semua saran petugas medis.

Ia juga mengatakan telah berkoordinasi dengan rumah sakit milik pemerintah dan swasta dalam rangka penanganan secara medis.

"Misal untuk eks Rumah Sakit Citra Ibu, nanti pada tanggal 6 april ini akan dibuka. Namun, saya berkeyakinan tidak ada pasien yang terpapar Covid-19," ujarnya.

Grab Umumkan Dukungan Tambahan untuk Melawan COVID-19

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved