Wabah Virus Corona

Jadi Garda Terdepan Cegah Covid-19, Anggota Polisi Kini Dibekali Telur dan Bubur Kacang Hijau

Untuk menyiapkan fisik yang sehat dan kuat, Idham mengungkapkan menu makan sehat ala anggota Polri.

istimewa
pisang dan telur 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Polri bersama tenaga medis menjadi garda terdepan dalam menangani pandemi virus corona (Covid-19).

Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan pihaknya bekerja sama dengan TNI untuk menyiapkan berbagai langkah mencegah penyebaran virus corona.

Untuk menyiapkan fisik yang sehat dan kuat, Idham mengungkapkan menu makan sehat ala anggota Polri.

Dalam rapat kerja secara virtual dengan Komisi III DPR, Selasa (31/3), Idham mengatakan anggota Polri di seluruh Indonesia diberi makan bubur kacang hijau dan telur untuk membantu imun dalam menangkal virus mematikan itu.

"Kami menyadari, karena kami berada di depan, kami betul-betul menyiapkan anak-anak kami (anggota Polri) berada di depan. Jadi, kami menyiapkan bubur kacang hijau, menyiapkan telur untuk dia makan. Yang penting bagaimana anggota Polri sehat," ujarnya.

Selain menyiapkan fisik para anggota, Idham mengatakan telah menyiapkan skenario terburuk menghadapi Covid-19.

Di antaranya yakni menyiagakan empat batalion di Mabes Polri dilengkapi alat pelindung diri (APD).

"Kami melaporkan saat ini seluruh polda dan mabes, kami sudah menyiapkan dan melatih anggota. Di Mabes ada empat batalion. Kemudian di masing-masing polda saya minta 200 personel lengkap dengan APD untuk menghadapi hal terburuk," kata Idham.

"Itu kami sebut operasi konijensi, itu kami sudah siapkan."

Selain bubur kacang hijau dan telur, empon-empon juga menjadi barang paling dicari seiring pandemi virus korona di Indonesia.

Tidak hanya penjual jamu, kini barang-barang itu menjadi buruan warga umum.

Sebab, empon-empon seperti jahe merah, kunyit, temulawak, kencur hingga sereh, disebut dapat menjadi penangkal virus corona.

Alhasil, belakangan harga empon-empon menjadi di pasaran naik drastis. Yang paling mencolok adalah harga jahe merah dari Rp30.000/kg sekarang jadi Rp 50.000/kg hingga lebih.(tribun network/coz/mam)

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved