Atasi Banjir Bandung, Gubernur Berharap Sodetan Cisangkuy dan Danau Retensi Andir Segera Selesai

Banjir di kawasan tersebut terjadi sejak Minggu (29/3) dan belum surut hingga Rabu (1/4).

istimewa
ilustrasi: Ribuan Rumah di Kabupaten Bandung Terendam Banjir 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk kesekian kalinya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali mengunjungi lokasi banjir di kawasan selatan Bandung, tepatnya di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (1/4/2020).

Banjir di kawasan tersebut terjadi sejak Minggu (29/3) dan belum surut hingga Rabu (1/4). Ridwan Kamil sendiri mengatakan sudah tiga hari berturut-turut Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum mengoperasikan Terowongan Nanjung. Namun debit air hujan yang besar tidak bisa dikendalikan sepenuhnnya.

“Tiga hari berturut-turut dari mulai hari Minggu, Senin, dan Selasa, Curug Jompong (Terowongan Nanjung) sudah dimaksimalkan, nanti videonya bisa dishare oleh BBWS ini hanya bisa dikurangi kalau sodetan Cisangkuy ini selesai kan,” katanya dalam kunjungan tersebut.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meninjau banjir di Andir, Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (28/1/2020).
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meninjau banjir di Andir, Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (28/1/2020). (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Update Banjir Bandung Selatan, Ribuan Rumah Masih Terendam, Lalu Lintas Lumpuh di Beberapa Titik

Menurut Gubernur yang akrab disapa Emil ini, proyek pembuatan floodway atau sodetan Cisangkuy saat ini masih terus dikerjakan dengan target akhir tahun bisa efektif digunakan.

“Mudah-mudahan dengan kita percepat nanti dengan situasi seperti ini juga pekerjaan melambat mudah-mudahan ada yang bisa kita bantu dulu di situasi seperti ini,” tuturnya.

Pihaknya berinisiatif memberikan bantuan pada warga korban banjir terlebih dahulu sambal menunggu tim PUPR merapatkan proses percepatan sodetan Cisangkuy.

“Karena kalau sodetan Cisangkuy itu selesai maka air tidak banyak yang datang ke Dayeuhkolot tapi karena proses konstruksi itu butuh waktu memang masih ada kendala,” katanya.

Gubernur pun memohon maaf kepada masyarakat terdampak banjir karena masih mengerjakan sejumlah proyek penanganan banjir, tidak hanya danau retensi dan Terowongan Nanjung.

“Kami mohon maaf mudah-mudahan secepatnya selesai sodetan Cisangkuy melengkapi dengan Curug Jompong yang saya lihat videonya tadi sudah maksimal ya. Memang belum bisa seratus persen menunggu dua urusan lagi, satu sodetan Cisangkuy dan danau baru yang ada di Andir yang juga dalam proses tahun ini konstruksi,” tuturnya.

Ridwan Kamil sendiri mengunjungi korban banjir didampingi Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Ridwan Kamil. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved