Perkebunan Karet di Sukabumi Segera Berubah Menjadi Kebun Sawit

Perkebunan karet di Jawa Barat mulai dikonversi menjadi lahan penanaman komoditas lainnya untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat sisi bisnis

Perkebunan Karet di Sukabumi Segera Berubah Menjadi Kebun Sawit
TRIBUNJAMBI/HANIF BURHANI
Ilustrasi: penyadap karet.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perkebunan karet di Jawa Barat mulai dikonversi menjadi lahan penanaman komoditas lainnya untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat sisi bisnis hasil perkebunannya.

Kepala Divisi Tanaman PTPN VIII Dian Hadiana Arief mengatakan pihaknya tengah mengurus sejumlah perizinan untuk perubahan komoditas.

Anak perusahaan BUMN perkebunan itu akan mengkonversi salah satu lahan pertanaman karetnya menjadi kebun sawit, yakni di Kabupaten Sukabumi tepatnya di Kebun Cibungur.

Rapat Paripurna DPRD Jabar Diusulkan Dilakukan Lewat Teleconference

Harga Komoditas karet yang tidak menentu, katanha, ditambah saat ini maraknya penggunaan karet sintetis di berbagai industri, mendorong PTPN VIII untuk melakukan beberapa langkah agar industri perkebunan ini dapat bertahan dengan upaya mengkonversi sebagian lahan karet menjadi sawit.

“Saat ini, kami tengah melakukan pengurusan izin untuk perubahan komoditas. Rencana ini sesuai dengan rencana jangka panjang perusahaan yang akan mengkonversi lebih dari 4.000 hektare karet menjadi sawit," kata Dian melalui ponsel, Senin (31/3/2020).

Tidak hanya itu, katanha, PTPN VIII juga berencana akan membangun satu pabrik kelapa sawit dalam mendukung proses bisnis perusahaan nantinya.

BUMD Jabar Rereongan Beri Bantuan, dari Uang Tunai hingga Makanan untuk Tenaga Medis

Secara teknis, sudah tidak ada masalah terkait lahan konversi.

Pada 28 Februari lalu, katanya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun telah mengeluarkan Rekomendasi Teknis Konversi Tanaman Karet ke Kelapa Sawit pada Kebun Cibungur dengan Nomor 525/520 - Bid.Bun.

"Tinggal menunggu beberapa perizinan lainnya. Proses perizinan ini sudah di lakukan dari tahun 2019 lalu. Memang banyak hal yang harus diurus karena ini perubahan komoditas," ujarnya.

Saat ini PTPN VIII memiliki luas areal sawit tertanam sekitar 21.231,08 hektare.

Sawit menjadi primadona bagi Indonesia, seolah tak lekang oleh waktu komoditas ini terus menjadi andalan bagi Indonesia dalam meningkatkan dan menambah devisa negara.

Indonesia pun tercatat sebagai produsen dan eksportir kelapa sawit terbesar di dunia.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga sempat menyampaikan dalam pidato kenegaraannya bahwa Indonesia akan lebih banyak menggunakan minyak sawit untuk keperluan dalam negeri, terutama untuk biofuel. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved