Melongok Sentra Topi di Bandung

Cari Akal Agar Produksi Tetap Berjalan, Konfeksi Gesit Bikin Topi Operasi Saat Virus Corona Mewabah

MUHAMMAD Yasin, pemilik konfeksi topi Gesit tak kehilangan akal. Ia tawarkan topi operasi agar produksi tetap berjalan ketika pemerintah menerapkan so

Istimewa
MUHAMMAD Yasin, Owner Konfeksi Gesit. Foto ini diambil dari Channel Youtube Gesit Konveksi. 

MUHAMMAD Yasin, pemilik konfeksi topi Gesit tak kehilangan akal. Ia tawarkan topi operasi agar produksi tetap berjalan ketika pemerintah menerapkan social distancing.

"Kami mencoba memproduksi topi operasi untuk medis. Percobaan baru 50 topi," katanya lewat WhatsApp, Selasa (24/3).

Menurut Yasin, pandemi virus korona ini mengganggu orderan yang masuk ke perusahaannya. Ada perusahaan dan komunitas yang pending orderan karena kegiatan yang mereka gelar harus tertunda. Untungnya, masih ada yang melanjutkan order terutama dari provinsi di luar Pulau Jawa.

Ketika orderan banyak yang ditunda, Yasin harus berpikir keras untuk menyediakan upah dan tunjangan pada Ramadan yang tinggal dua bulan lagi.

"Lumayan mengganggu karena menjelang Ramadan, kami harus mempersiapkan tunjangan hari raya (THR) dan ada libur panjang di Lebaran. Produksi tidak jalan karena liburan Lebaran tapi gajian tetap jalan, bahkan untuk THR juga harus ada," katanya.

Untuk mengakalinya, selain inovasi membuat topi operasi, Yasin juga menurunkan minimal orderan, yang semula 40 topi menjadi 20 topi. Orderan tersebut, katanya, harus diterimanya agar produksi tetap berjalan.

"Produksi kami masih berjalan. Menjahit topinya di rumah-rumah warga. Kami menggunakan sistem maklun," katanya.

Menutut Yasin untuk pelunasan orderan ada yang ditunda karena isu korona, terutama perusahaan dari Jakarta. Namun, ada juga yang terburu lunas sebelum social distancing diterapkan pemerintah.

"Seperti pemesanan topi untuk kongres Partai Demokrat, sekitar 1.200 topi, sudah lunas," katanya

Untuk bahan membuat topi, kata Yasin, sementara ini aman. "Toko-toko masih buka. Kami selalu kontak-kontakan dengan toko yang jual bahan," kata Yasin. (januar ph)

Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved