The Beatles Masih Berkibar di Bandung

Yuvi dan Fikri, Generasi Milenial Penyuka The Beatles, Senang karena Lagu-lagunya Easy Listening

YUVI Diana Septiani (22) adalah satu di antara generasi milenial yang menyukai The Beatles. Tak hanya suka, dia juga mahir memainkan dan meniru lagu-l

Istimewa
Yuvi Diana Septiani senang The Beatles karena Orang Tua. 

YUVI Diana Septiani (22) adalah satu di antara generasi milenial yang menyukai The Beatles. Tak hanya suka, dia juga mahir memainkan dan meniru lagu-lagu The Beatles, terutama drum ala Ringo Starr.

Yuvi mengaku sudah lama tidak bermain band. Namun, katanya, dia masih tetap mendengarkan lagu-lagu band asal Liverpool itu. Dia mengaku tak bisa meninggalkan kebiasaan mendengarkan band favoritnya itu.

"Sekarang sudah lama enggak main. Tapi, The Beatles sudah mendarah daging. Jadi, susah melupakannya. Dari kecil saya sukanya The Beatles dan Koes Plus," kata Yuvi via WhatsApp, Kamis (26/3).

Yuvi mengaku menyukai The Beatles karena keluarganya sangat menyukai band yang digawangi John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr ini. Terutama ayahnya, Agus Herawan, yang mahir memainkan semua alat musik.

Muhammad Fikry Primananda Ardhyan berusia 19 tahun menyukai The Beatles. The Beatles itu musiknya easy listening.
Muhammad Fikry Primananda Ardhyan berusia 19 tahun menyukai The Beatles. The Beatles itu musiknya easy listening. (Istimewa)

"Saya dilatih langsung oleh ayah saya. Juga kakak saya. Suka main bareng lagu The Beatles. Saya mainin drum karena tidak pernah bisa bermain gitar meski sudah berlatih," kata mahasiswi Fakultas Teknik Informatika Uninus ini.

Warga Pameungpeuk, Banjaran, Kabupaten Bandung, ini pernah mendirikan band tribute The Beatles. Namanya The Rabbit. Terbentuk saat Yuvi masih duduk di kelas dua SMP. "Dua tahunan lalu bubar. Personelnya memiliki kesibukan masing-masing," katanya.

The Beatles itu asyik, kata Yuvi, musik dan liriknya bisa sampai ke audiens. Dia menyukai lagu "Long Tall Sally" yang energik dan "Hey Jude" yang slow.

Yuvi Diana Septiani senang The Beatles karena Orang Tua.
Yuvi Diana Septiani senang The Beatles karena Orang Tua. (Istimewa)

Sebagai pemain drum, Yuvi menilai lagu "Long Tall Sally" ribet saat memainkannya. Tidak semua orang bisa, kata Yuvi. "Kalau 'Hey Jud', liriknya lebih dalam, lebih nyentuh, enak pokoknya," kata Yuvi.

Yuvi memiliki cita-cita, anak-anaknya nanti harus juga mencintai The Beatles dan Koes Plus. "Pokoknya harus ikut orang tua," kata Yuvi terkekeh.

Generasi milenal yang juga menyukai The Beatles adalah Muhammad Fikry Primananda Ardhyan (19). Fikri mengaku menyukai band ini dari SD. Dulu, katanya, ayahnya sering mendengarkan lagu-lagu The Beatles.

Halaman
12
Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved