Wabah Corona, Anggota DPRD Jabar Ini Minta Pilkada Serentak Ditunda hingga Tahun 2021

Seiring merebaknya virus Corona Covid-19, Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar Sidkon Djampi meminta pemilihan

istimewa
Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar Sidkon Djampi, Senin (30/3/2020). 

TRIBUNJABAR.ID - Seiring merebaknya virus Corona Covid-19, Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar Sidkon Djampi meminta pemilihan kepala daerah (Pilkada) ditunda hingga September tahun 2021, pasalnya edaran virus asal Wuhan tersebut hingga kini belum menampakan penurunan.

"Saya sepakat pilkada serentak ini diundur hingga September 2021, kalau lihat kondisi seperti ini dibutuhkan skema panjang," kata Sidkon, melalui ponselnya, Senin (30/3/2020).

Sidkon mengatakan Pilkada serentak untuk mencari pemimpin yang ideal di setiap kabupaten/Kota itu tidak bisa dilakukan dalam kondisi seperti saat ini (merebaknya virus Corona) ataupun waktu yang dekat pasca kejadian ini.

"Persiapan yang matang, baik secara teknis maupun strategis utamanya kondisi psikologis yang stabil menjadi hal pokok dalam perhelatan pilkada ini," ujarnya.

Diluar Dugaan, Hasil Rapid Test 300 Warga Kota Sukabumi Positif Corona, Satu Kecamatan Jadi Atensi

Apalagi menurut Sidkon, Covid-19 yang membuat resah dan gelisah seluruh elemen masyarakat ini dinilai dari gejalanya tidak akan rampung dalam waktu dekat.

"Alasannya karena wabah Corona ini tidak akan tuntas sampai bulan Mei, mudah-mudahan prediksi saya ini salah, saya berdoa moga secepatnya wabah ini bisa segera selesai," katanya.

Alasan lain, kata Sekretaris DPW PKB Jawa Barat ini, jika dilaksanakan pada November 2020 dikhawatirkan partisipasi pemilih sangat rendah, akibat masih trauma dengan adanya wabah Corona. Selain itu yang mesti dipertimbangkan konsolidasi partai politik dalam menggaet calon bupati maupun calon wakil bupati itu harus menjadi pertimbangan.

"Saya khawatir jika dalam rentang waktu yang dekat masyarakat enggan untuk ke TPS akibat trauma wabah Corona, untuk itu sekali lagi ini sekalian juga surat terbuka buat Pak Presiden dan DPR RI, dengan hormat kami minta Pilkada serentak ditunda hingga tahun depan," katanya.

40 Ribu Warga asal Garut Diprediksi Pulang Saat Munggahan, Pemkab Akan Sekat Tiap Kecamatan

Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved