Selama Ditutup Sementara, Keraton Kasepuhan Cirebon Akan Lakukan Hal Ini

Selama ditutup sementara, Keraton Kasepuhan Cirebon akan melakukan hal ini.

tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Kompleks Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Sabtu (8/12/2018). 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
 
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Mulai hari ini wisata Keraton Kasepuhan ditutup sementara hingga 8 April 2020.
 
Menurut Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, penutupan sementara itu untuk mencegah penyebaran Covid-19.
 
Rencananya salah satu destinasi wisata sejarah di Kota Cirebon itu kembali dibuka pada 9 April 2020.
 
"Tapi kegiatan internal di lingkungan keraton tetap berjalan seperti biasa," ujar Arief Natadiningrat saat ditemui di Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (30/3/2020).
 
Ia mengatakan, kegiatan internal itu di antaranya perawatan dan pembersihan kompleks Keraton Kasepuhan.
 
Selain itu, para pemandu, abdi dalem, dan petugas keamanan juga tetap disiagakan untuk menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan keraton.
 
Bahkan, para pemandu juga akan mengikuti serangkaian pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dirinya.
 
"Ada pelatihan Bahasa Inggris dan upgrading skill untuk memandu wisatawan juga," kata Arief Natadiningrat.
 
Menurut Arief, pelatihan Bahasa Inggris dan upgrading skill memandu itu menghadirkan para mentor internal keraton.
 
Hal tersebut dilakukan untuk lebih memanjakan wisatawan yang berkunjung ke Keraton Kasepuhan.
 
Selain itu, pihaknya juga akan menyemprot cairan disinfektan ke seluruh kompleks keraton termasuk Museum Benda Pusaka dan Dalem Agung Pakungwati.
 
"Penyemprotan disinfektan di Keraton Kasepuhan dilakukan hari ini, kalau Gua Sunyaragi dan makam Sunan Gunung Jati sudah disemprot beberapa waktu lalu," ujar Arief Natadiningrat.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved