Breaking News:

Penutupan Jalan di Kota Bandung Bersifat Situasional, Ini Penjelasan Kasatlantas Polrestabes Bandung

Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo menerangkan pemberlakuan penutupan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung bersifat situasional.

Tribunjabar/Mega Nugraha
Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- ‎Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo menerangkan pemberlakuan penutupan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung bersifat situasional.

"Konsepnya lihat situasi. Jika di salah satu ruas jalan ada aktivitas masyarakat mulai berkerumun, maka kami lakukan penutupan," ujar Bayu Catur Prabowo via ponselnya, Senin (30/3/2020).

Pada Minggu (29/3/2020), sejumlah ruas jalan di Kota Bandung ditutup di antaranya Jalan Ir H Juanda, Jalan Asia Afrika, Jalan Merdeka, Jalan Dipenogoro hingga Jalan Braga.

Hari ini, Senin (30/3/2020), ruas jalan itu kembali dibuka. Penutupan jalan hari ini berlangsung selama 1 jam di pukul 10.00 hingga pukul 11.00.

"Seperti tadi, kami itu lakukan penutupan tapi di trotoar masih sepi, ya sudah kami biarkan arus lalu lintas berjalan normal. Saat aktivitas masyarakat berkerumun, berkumpul semakin banyak, salah satu caranya adalah kami lakukan penutupan," kata dia.

UPDATE VIRUS CORONA DI JABAR, Tambah 25 Kasus Virus Corona, Total 180, dan 19 Orang Meninggal Dunia

Tanpa Sanak Saudara, Pemakaman Jenazah Dugaan Terpapar Corona di Purwakarta Dilakukan 2 Petugas Saja

Penutupan ruas jalan tersebut tak akan dilakukan selama tidak ada potensi keramaian dan kerumunan warga. ‎Penutupan pada Minggu kemarin karena warga banyak berkerumun.

"Sore kami cek lagi situasinya, jadi setiap waktu kami evaluasi, setiap waktu kami pantau aktivitas masyarakat sekamir tempat itu," kata dia.

Pemberlakuan itu sebagai bentuk pencegahan dalam penularan virus corona. Salah satu cara bentuk pencegahan yakni membatasi jarak tubuh dengan orang lain.

"Setiap waktu itu cara bertindaknya berbeda, tujuannya adalah mengurangi penularan dengan cara social distancing. Kalau itu masih bisa dipatuhi, Insyaallah arus lalu lintas akan tetap normal," kata dia.

Menurutnya cara penutupan sejumlah ruas jalan protokol cukup ampuh mencegah keramaian masyarakat yang terjadi.

"Kemarin Minggu yang biasanya ramai, Alhamdulillah setelah kami lakukan penutupan, masyarakat tidak ada yang berkerumun, tidak ada yang berada di trotoar, di pinggir jalan," katanya.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved