Virus Corona di Jabar

Bupati Garut Rudy Gunawan Belum Paham Instruksi Presiden Jokowi Soal Darurat Sipil, akan Gelar Rapat

Bupati Garut, Rudy Gunawan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat untuk melakukan pembatasan sosial skala besar dan darurat sipil.

Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Bupati Garut, Rudy Gunawan di Pendopo Garut, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Bupati Garut, Rudy Gunawan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat untuk melakukan pembatasan sosial skala besar dan darurat sipil.

Jika diberlakukan, maka semua warga harus tunduk untuk diam di rumah.

"Darurat sipil negara boleh melakukan apapun supaya warga mematuhi maklumat. Besok kami akan rapat dan tunggu arahan dari pusat," ujar Rudy di Pendopo Garut, Senin (30/3/2020).

Rudy menyebut belum memahami intruksi presiden tersebut. Pasalnya belum ada arahan yang jelas untuk menjalankan perintah tersebut.

Jam Layanan Puskesmas di Kota Sukabumi Dibatasi, Kalau Sore Sakit ke Mana Berobat?

"Pidato presiden tadi tak ada jalan lain semua harus diam di rumah. Tak hanya ODP (orang dalam pemantauan), tapi semua masyarakat (diam) di rumah. Tunggu arahan pusat mau bagaimana dilakukannya," ucapnya.

Masih ramainya warga berkeliaran di pusat perkotaan Garut, diakui Rudy jadi satu permasalahan. Bahkan ia terkena teguran karena warga Garut tak patuh untuk menjaga jarak sosial.

VIDEO-Hasil Rapid Test Warga Kota Sukabumi Positif Corona Diluar Dugaan, Satu Kecamatan Jadi Atensi

"Dengan darurat sipil, memungkinkan kami untuk meminta toko-toko tutup. Kecuali toko kebutuhan pangan. Harus lakukan langkah yang humanis tapi tegas," katanya.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved