Virus Corona di Jabar

Pandemi Corona, Pemkab Sukabumi Akan Jadikan Asrama Haji Tempat Isolasi

Pandemi corona, Pemkab Sukabumi berencana menjadikan arama haji sebagai tempat isolasi.

Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Bupati Kota Sukabumi, Marwan Hamami, dan Sekda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri saat menggelar konfrensi pers pada wartawan, Selasa, (24/3/2020) sore. 

Laporan Reporter Tribun Jabar M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Sukabumi dalam jangka panjang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi telah menyiapkan beberapa strategi untuk dilakukan.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, strategi penanganan tersebut akan dilakukan mulai dari tingkat pemkab hingga ke desa.

"Ada sejumlah rencana yang telah dibahas untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan terdekat yang akan dilakukan ialah sterilisasi di daerah perbatasan. Hal itu dengan menyemprot setiap kendaraan yang akan masuk ke Sukabumi," ujar Marwan Hamami saat melakukan video conference di Pendopo Sukabumi, Sabtu (28/3/2020).

"Sementara penumpangnya akan dicek kesehatannya. Semua kendaraan akan kami lakukan. Terutama di perbatasan dengan Bogor dan Cianjur," kata Marwan.

Selain itu, Pemkab Sukabumi juga berencana akan menggunakan asrama haji di Pusbangdai, Kecamatan Cikembar.

Rencananya, pemkab akan menggunakan asrama haji sebagai tempat isolasi.

"Untuk antisipasi jangka panjang dan kalau dimungkinkan, asrama haji akan dimanfaatkan untuk ruang isolasi. Kami coba koordinasi dengan Kementerian Agama dan Pemprov Jabar," ujarnya.

Marwan menambahkan, asrama haji bisa menampung sekitar 400 orang.

Opsi tersebut akan diambil pihaknya supaya tidak mengganggu kegiatan di rumah sakit.

"Asrama haji ini bisa menampung sekitar 400 orang. Jadi, tidak menggangu proses di rumah sakit," ucapnya.

Marwan juga meminta sosialisasi terus dilakukan, terutama mengenai pencegahan penyebaran Covid-19 hingga ke tingkat desa.

"Ambulans pun diharapkan bisa standby untuk setiap daerah. Khawatir ada peningkatan khusus pasien dalam pengawasan (PDP). Komunikasikan juga dengan desa yang memiliki ambulans," ujarnya.

FOTO-FOTO Local Lockdown di Bandung, Jalan Asia Afrika Lengang, Barikade Dipasang dan Polisi Berjaga

Gak Bisa di Rumah Aja karena Kerja? Ini yang Penting Dilakukan Saat Keluar Demi Cegah Virus Corona

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved