Hingga Dua Hari ke Depan, Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Jabar

Hingga dua hari ke depan, hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Jabar.

Tribun Jabar/Mega Nugraha
Awan gelap disertai petir di langit Purwakarta, Rabu (22/11/2017). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi akhir Maret hingga awal Mei 2020 sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode pancaroba.

Pancaroba yaitu peralihan musim, dan kini terjadi peralihan musim dari penghujan menuju kemarau.

Prediksi ini disampaikan Plt Deputi Bidang Meteorologi Widada Sulistya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

Widada mengatakan, prediksi tersebut berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer.

"Secara umum saat pancaroba, perubahan kondisi cuaca relatif lebih cepat, di mana pada pagi-siang umumnya cerah-berawan dengan kondisi panas terik dan dapat diikuti hujan intensitas tinggi dalam durasi singkat yang dapat terjadi pada siang-sore hari," kata Widada seperti dikutip Tribunjabar.id dari situs resmi BMKG, Minggu (29/3/2020).

Kondisi tersebut, kata dia, dapat menimbulkan potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan es, banjir bandang, angin kencang (> 45 km/jam ) dalam durasi singkat.

Berdasarkan dinamika atmosfer terkini, BMKG memprakirakan pada tanggal 28 sampai 31 Maret 2020, potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang dapat terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Wilayah tersebut diantaranya, pesisir barat Sumatera, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta.

Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo.

Selanjutnya, wilayah Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

BMKG mengimbau untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengingat perubahan cuaca juga dapat mempengaruhi kondisi stamina tubuh menjadi lebih rentan.

"Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kondisi tubuh tetap fit," ucapnya.

Bea Tiket Kereta Api Dikembalikan 100 Persen ke Penumpang, Imbas Rencana Dilarang Mudik Lebaran

Di Kota Malang, Semua Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh, Corona Bisa Disembuhkan

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved