Plt Bupati Indramayu Instruksikan Bangunan SMPN 2 Indramayu yang Terbakar Segera Dibangun Kembali

Plt Bupati Indramayu instruksikan bangunan SMPN 2 Indramayu yang terbakar segera dibangun kembali.

Plt Bupati Indramayu Instruksikan Bangunan SMPN 2 Indramayu yang Terbakar Segera Dibangun Kembali
Istimewa
Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat bersama jajaran Disdik Kabupaten Indramayu saat meninjau bangunan SMP Negeri 2 Indramayu yang hangus terbakar. 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com,  Handhika Rahman
 
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemkab Indramayu akan membangun kembali gedung SMP Negeri 2 Indramayu yang terbakar pada Rabu (25/3/2020) kemarin.
 
Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat kepada Tribuncirebon.com, Jumat (27/3/2020).
 
Taufik Hidayat mengatakan, pembagunan kembali gedung sekolah ini agar kegiatan belajar mengajar siswa saat sudah mulai diberlakukannya kembali bersekolah tidak terhambat.
 
"Kami lakukan langkah konkret untuk kembali membangun gedung yang terbakar. Ini segera dilakukan," ujar dia.
 
Dalam kejadian itu diketahui beberapa ruangan ludes terbakar, seperti ruang kepala sekolah, ruang tata usaha, ruang guru, ruang komite, serta laboratorium komputer.
 
Bahkan di dalam ruang tata usaha itu terdapat banyak dokumen penting yang turut hangus dilalap si joga merah, seperti ijazah dan dokumen penting lainnya.
 
Adapun untuk kerugian, disampaikan Taufik Hidayat masih dalam tahap penghitungan cepat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu.
 
Taufik Hidayat juga meminta kepada Disdik untuk mendata setiap dokumen yang hangus dan melakukan penggantian.
 
"Kami hitung kerugiannya dan aset yang hilang tengah kita inventarisasi.  Setelah beres kami usulkan untuk bisa masuk pada pembangunan kembali secepatnya sehingga proses belajar mengajar bisa kembali normal," ujar dia.
 
Kepala Disdik Kabupaten Indramayu, Ali Hasan mengatakan, musibah kebakaran ini terjadi pada pukul 05.00 dan diduga berasal dari korsleting listrik.
 
Korsleting listrik itu diduga karena isntalasi yang sudah cukup tua dan belum pernah ada peremejaan.
 
"Setelah kebakaran tersebut Dinas Pendidikan langsung melakukan peninjauan dan melakukan pertemuan dengan kepala sekolah dan para guru di sekolah itu untuk mengambil langkah-langkah konkret," ujar Ali Hasan.
Penulis: Handhika Rahman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved