Ketua DPRD Jabar Minta Swasta Pun Ikut Tangani Dampak Covid-19, Banyak Karyawan Merana

Sejumlah pusat perbelanjaan atau mal di Bandung memberlakukan kebijakan untuk tidak beroperasi sementara

Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Ketua DPRD Jabar Brigjen TNI (purn) Taufik Hidayat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah pusat perbelanjaan atau mal di Bandung memberlakukan kebijakan untuk tidak beroperasi sementara dari akhir Maret hingga awal April 2020 sebagai upaya ikut mengatasi penyebaran virus corona Covid-19.

Penutupan mal ini secara tidak langsung berdampak kepada penghasilan pegawai yang diupah harian atau mingguan. Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat mengatakan pemenuhan kebutuhan pegawai tersebut bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah.

"Perusahaan juga bertanggung jawab, jadi jangan melihat lagi ramainya saja para pengusaha itu, kita kerja samalah, gotong royong," ujar Taufik, Jumat (27/3/2020).

Taufik mengatakan DPRD dan Pemprov Jabar tengah menggodok bantuan ekonomi bagi penduduk Jabar yang rawan miskin baru akibat imbas pembatasan aktivitas di tengah wabah Covid-19. Rencananya, bantuan akan diberikan sebesar Rp 500 ribu untuk sekitar satu juta kepala keluarga.

PDP Corona Meninggal karena Menunggu Terlalu Lama, Dia Sempat Kirim Pesan ke Jokowi: Saya Tidak Kuat

Bantuan itu akan diberikan sepertiganya dalam bentuk tunai, sementara dua pertiganya akan diberikan dalam bentuk barang, berupa komoditas pangan. "Jadi begini ya, bukan hanya pemerintah di tingkat provinsi, tapi juga pemerintah kabupaten dan kota kota harus terlibat," ujarnya.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Arman Hermawan mengakui bantuan diperlukan terutama untuk memberikan subsidi kebutuhan pegawai yang dirumahkan selama masa pembatasan operasional tersebut.

"Apalagi kalau bisa ada subsidi bagi karyawan-karyawan yang dirumahkan, khususnya bagi karyawan cleaning service, security, parkir, kan itu dirumahkan mereka enggak bisa bekerja kan. Nah kita perlu bantuan." ujar Arman.

Seperti diketahui, beberapa mal di Kota Bandung memutuskan untuk penutupan sementara operasional seperti PVJ, Miko Mall, Ciwalk, Kings, Paskal, BIP, Istana Plaza, dan sejumlah pusat perbelanjaan lainnya, dalam satu pekan ke depan.

Banjir Bandang yang Terjang 3 Desa di Gunung Halu Membuat Pesantren Al-Jihad Terendam

Dalam mengambil langkah ini, APBBI berkoordinasi dengan 21 pusat perbelanjaan untuk membantu pemerintah dalam pemutusan rantai penularan virus corona. Arman berharap wabah ini cepat berlalu sehingga usaha yang ada di pusat perbelanjaan dapat pulih kembali.

"Semoga omzetnya dapat kekejar lagi dan dapat beroperasi seperti bulan-bulan biasa. Karena kasihan pegawai yang di bawah pun terkena dampaknya. Mereka tidak dapat penghasilan untuk makan," tutur Arman.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved