Takut Corona, Sidang Kasus Pidana di Kota Bandung Sudah Online, Begini Teknis Sidangnya

Rutan Bandung menggelar sidang dengan video conference di aula rutan, Jalan Jakarta, Kota Bandung

Takut Corona, Sidang Kasus Pidana di Kota Bandung Sudah Online, Begini Teknis Sidangnya
istimewa
Takut Corona, Sidang Kasus Pidana di Kota Bandung Sudah Online 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Rutan Bandung menggelar sidang dengan video conference di aula rutan, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Kamis (27/3/2020).

Pada sidang online ini, menghadirkan terdakwa, penasihat hukum dan jaksa. Sedangkan majelis hakim tetap berada di Pengadilan Negeri Kelas I A Khusus Bandung. Para pihak ini terkoneksi lewat video call.

"Hari ini kami mulai menggelar sidang secara video conference antara jaksa, terdakwa dan penasihat hukum dengan hakim," ujar Kepala Rutan Bandung Rico Stiven didampingi Kepala Pengamanan Rutan, Alfiantino via ponselnya.

‎Ia mengatakan, di tengah pandemi virus corona atau covid 19, Menkumham mengeluarkan edaran yang isinya untuk disiapkan sedang secara video conference dengan menggunakan aplikasi Zoom.

Warga Pacet Cianjur Kaget Ada Warga Meninggal, Petugas Medis Pakai APD Larang Buka Peti Mati

"Jadi rutan siapkan sarana dan prasarananya untuk sidang online atau via video conference. Jadi, jaksa, pengacara di rutan dan hakimnya tetap di pengadilan. Sehingga, tahanan kami tetap tidak keluar, meminimalisasi kerumunan di luar," ujar Rico.

Hari ini, rencananya, ada 68 tahanan yang sedianya menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Bandung. Namun, semuanya batal sidang konvensional dan berlangsung sidang secara video conference.

"Rencananya tadi ada 68 tahanan yang sidang. Tapi sebagian sidangnya secara video conference," ujar Rico.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jabar Abdul Aris menambahkan, pihaknya memang mengajak Kejaksaan dan Pengadilan untuk bisa menggelar sidang secara video conference.

"Untuk meminimalisasi penularan covid-19 dengan cara menghindarkan mobilitas tahanan. Sejauh ini Rutan Bandung sudah siap, Karawang dan Purwakarta juga sudah siap," kata dia.

Sejumlah Daerah di Jabar Minta Di-Lockdown, Ridwan Kamil Siap Sampaikan ke Pusat

Menurutnya, persidangan perkara pidana tidak bisa ditunda karena terbentur aturan batas waktu penahanan dan untuk kepastian hukum. Sehingga, supaya sidang tetap digelar dan tidak berisiko, dipilihlah sidang secara video conference.

"Ditunda tidak bisa karena terbentur batas penahanan. Jadi paling memungkinkan ya via video conference dan tetap terlaksana," kata dia.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Bandung Guntur Wibowo mengatakan hari ini Kejari Bandung memang menggelar sidang perkara pidana secara video conference.

"Betul, di Rutan Bandung. Untuk teknisnya nanti saya kabari lagi," ujar Guntur.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved