Ridwan Kamil Apresiasi Kapolda Jabar yang Cepat Telusuri Peserta Empat Klaster Penyebaran Covid-19

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi kerja cepat Polda Jabar yang membantu Dinkes Jabar

Ridwan Kamil Apresiasi Kapolda Jabar yang Cepat Telusuri Peserta Empat Klaster Penyebaran Covid-19
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar konferensi pers terkait virus corona. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi kerja cepat Polda Jabar yang membantu Dinkes Jabar melakukan penelusuran jejak dan tes masif langsung terhadap warga Jabar yang menghadiri empat kegiatan yang dihadiri juga oleh warga positif virus corona Covid-19.

Gubernur yang akrab disapa Emil ini mengatakan penularan Covid-19 yang sudah terdeteksi di Jabar dikelompokkan dalam empat kluster penyebaran. Kluster pertama adalah Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar di Kabupaten Karawang. Kluster kedua dan ketiga yakni dua seminar di Bogor. Terakhir, kluster seminar keagamaan di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

"Empat klaster kami periksa secara marathon, saya titip ke Pak Kapolda Jabar dicari orangnya, rada dipaksa gitu ya (dites). Jadi dibantu kepolisian, kita sudah menemukan mereka-mereka yang seminar untuk melakukan tes masif," katanya di Gedung Sate, Kamis (26/3).

Emil sebelumnya pun mengimbau masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut atau kluster ini untuk melapor ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten/Kota setempat dan melakukan tes COVID-19.

“Ini semua (tujuh kasus positif COVID-19 di Karawang) adalah hasil tes mandiri. Jadi, kami betul-betul mengambil keputusan yang benar, yaitu melakukan tes mandiri yang hasilnya bisa dicek oleh laboratorium kami sendiri,” kata Emil.

Selain itu, kata Emil, pihaknya sudah memegang data warga yang hadir dalam dua seminar di Bogor, dan seminar keagamaan di Lembang. Menurut dia, ada sekitar 2.000 peserta dalam seminar keagamaan di Lembang.

“Kami imbau kepada para peserta seminar GBI di Lembang agar segera melaporkan juga kepada Dinkes setempat untuk segera melakukan rapid test, di rapid test yang sudah siap,” ucapnya.

“Dua acara di Bogor, satu di Lembang, dan satu di Karawang ini adalah temuan dari hasil tes mandiri yang kita lakukan sejak delapan hari yang lalu. Saya sendiri ikut acara yang Musda Hipmi itu, saya sudah tes bersama istri dan hasilnya negatif. Tapi, saya akan melakukan tes kedua untuk memastikan keamanan dari kami sendiri,” tambahnya.

Emil juga memastikan kesiapan tes masif yang dimulai Rabu, 25 Maret 2020. Tes masif di daerah dengan penyebaran COVID-19 paling besar itu tidak ditujukan bagi seluruh warga Jabar, melainkan hanya untuk tiga kategori.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved