Pemkab Tegaskan Belum Terapkan Lockdown Meski Kabupaten Cirebon Zona Merah Covid-19

Pemkab Cirebon belum menerapkan lockdown atau kuncitara meski Kabupaten Cirebon masuk zona merah Covid-19 di Jawa Barat.

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, Selasa (7/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemkab Cirebon belum menerapkan lockdown atau kuncitara meski Kabupaten Cirebon masuk zona merah Covid-19 di Jawa Barat.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menegaskan Kabupaten Cirebon belum menerapkan lockdown.

Hingga kini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat.

Update Kasus Covid-19 Kabupaten Cirebon, Jumlah PDP dan ODP Bertambah Lagi

Disdagin Pastikan Pasar Tradisional dan Swalayan di Kabupaten Cirebon Tidak Ditutup

Menurut dia, Pemerintah Pusat juga belum memerintahkan Kabupaten Cirebon untuk lockdown.

"Belum menerapkan lockdown, kami menunggu perintah dari Pemerintah Pusat," ujar Imron Rosyadi saat ditemui usai memantau penyemprotan disinfektan di Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (26/3/2020).

Ia juga menilai penerapan lockdown di Kabupaten Cirebon lebih banyak mengandung mudaratnya.

Karenanya, sementara ini Imron meminta masyarakat Kabupaten Cirebon mengikuti imbauan Pemerintah untuk tidak keluar rumah.

Pemain Persib Latihan di Rumah, Bolehkan Diunggah di Akun Sendiri? Umuh Sempat Bilang Ini ke Bobotoh

Official Training Match Arema Vs Persib di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (7/3/2020).
Official Training Match Arema Vs Persib di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (7/3/2020). (Tribunjabar.id/Ferdyan)

Pasalnya, hal tersebut merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Cirebon.

"Lebih baik kerja dan belajar di rumah saja, sesuai imbauan Pemerintah," kata Imron Rosyadi.

Imron mengimbau masyarakat untuk menjaga keluarganya dengan cara berdiam diri di rumah.

Menurut dia, penyebaran virus corona sangat cepat sehingga dikhawatirkan orang yang keluar rumah tanpa disadari terpapar virus dan menempel ke keluarganya.

"Diharapkan, kerja dan beribadah dirumah saja, karena penyebaran virus ini sangat cepat," ujar Imron Rosyadi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved