Kejati Jabar Siap Jika Sidang Kasus Pidana Harus Dilakukan Secara Online, Antisipasi Covid-19

Jaksa Agung menantang setiap Kejaksaan Tinggi di seluruh Indonesia untuk menggelar sidang perkara

Kejati Jabar Siap Jika Sidang Kasus Pidana Harus Dilakukan Secara Online, Antisipasi Covid-19
Tribunjabar/Daniel Andreand Damanik
Kasipenkum Kejati Jabar Abdul Muis Ali 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jaksa Agung menantang setiap Kejaksaan Tinggi di seluruh Indonesia untuk menggelar sidang perkara pidana secara online, untuk mengurangi aktivitas pertemuan terkait wabah virus corona atau covid 19.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, tengah mempersiapkan tantangan tersebut. Seperti diketahui, selama ini, persidangan perkara pidana di pengadilan negeri di Jabar masih berjalan normal‎.

"Tentu pimpinan sudah mempertimbangkan aspek teknis maupun aspek yuridis. Kami di Kejati Jabar siap melaksanakan perintah‎," kata Kasipenkum Kejati Jabar Abdul Muis Ali via ponselnya, Kamis (26/3/2020).

Abdul Muis mengatakan, atas arahan dari Jaksa Agung, Kepala Kejati Jabar saat ini sedang mempersiapkan supaya sidang secara tele conference. Caranya, para pihak, baik jaksa, hakim, pengacara maupun terdakwa tidak berada di ruang sidang namun tetap di tempat masing-masing.

Polisi Temukan Bahan untuk Merakit Bom di Rumah Terduga Teroris yang Ditembak Mati di Batang

"Pada prinsipnya kami siap. Kepala Kejati Jabar sudah memberikan arahan ke seluruh kejaksaan negeri di Jabar untuk hal itu," katanya.

Saat ini, kata dia, jaksa sedang berkoordinasi dengan para pihak lainnya supaya itu bisa terwujud.

"Kami segera berkoordinasi dengan pihak pengadilan dan rumah tahanan," katanya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jabar Abdul Aris menambahkan, sidang secara teleconference juga usulan dari Kemenkum HAM.

Sering Berjemur Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh, Ini Waktu Terbaik yang Efektif untuk Melakukannya

"Itu juga jadi salah satu permintaan kami supaya sidang perkara pidana ini bisa digelar tanpa harus ke pengadilan, mengantisipasi covid-19. ‎Ada dua rencana awalnya, sidangya di rutan atau lapas dan video conference," kata Aris.

Hanya saja, sejauh ini, sidang secara video conference yang sudah siap di jalankan. Sarana prasarana-nya juga sudah dia siapkan di beberapa lapas dan rutan.

"‎Sarana prasarananya sudah siap. Lapas Karawang, Rutan Bandung sudah siap," ujar dia.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved