Breaking News:

Jumlah Korban Tewas Akibat Covid-19 di Spanyol Ternyata Melebihi China, 738 Orang Tewas dalam 24 Jam

Jumlah ini naik signifikan dari sebelumnya yang hanya 2.696 atau bertambah 738 orang hanya dalam 24 jam terakhir.

AFP/CHARLY TRIBALLEAU
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dan istrinya, Begona Gomez ketika sampai di Bandara Izumisano, Prefektur Osaka, Jepang, pada 27 Juni 2019 untuk menghadiri pertemuan G-20. Begona dilaporkan menderita virus corona beberapa jam setelah suaminya mengumumkan lockdown. 

Di Inggris, 87 lebih banyak pasien meninggal semalam di Inggris, termasuk 21 di satu rumah sakit nasional di London.

Jumlah korban tewas di Inggris telah meningkat hampir enam kali lipat dalam waktu seminggu, dengan hanya 71 kematian yang dicatat Selasa lalu.

Di Spanyol, pihak militer meminta bantuan kemanusiaan NATO untuk memerangi virus corona baru ketika angka kematian nasional menyentuh 2.700 dan infeksi melonjak menuju 40.000.

Wilayah Madrid menderita dampak paling parah dari epidemi dengan 12.352 infeksi, hanya di bawah sepertiga dari total nasional. Angka kematiannya, 1.535 kematian, atau 57 persen dari angka nasional.

Di luar Eropa, di AS secara nasional angka kematian rendah. Namun garis kurva kematian New York terlihat melonjak, bisa menyalip Madrid.

Lebih dari 12.000 orang dinyatakan positif di kota dan 125 lainnya meninggal. Kebijakan isolasi di seluruh negara mulai berlaku pada Minggu malam.

Para pejabat kesehatan mengatakan AS saat ini ada di jalur gawat menyusul tingkat sebaran wabah di China bulan lalu.

Di Jerman jumlah kasus Covid-19 meningkat menjadi 31.554. Data ini dicatat Robert Koch Institute. Sebanyak 36 pasien meninggal pada Selasa, membuat total kematian di negara itu mencapai 149 orang.

Jerman memberlakukan pembatasan interaksi guna memperlambat penyebaran virus corona, termasuk larangan pertemuan lebih dari dua orang .(Tribunjogja.com/ DailyMail/BBC/RTNews/xna) 

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Jumlah Korban Meninggal Akibat Virus Corona di Spanyol Sudah Salip Angka di China

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved